Tapi kala Prabowo dibawa-bawa ke internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang notabene mengalami masalah internal, nama Prabowo akan "tercoreng".
"Kasihan Pak Prabowo. Mereka yang membawa (Prabowo ke PPP) harus bertanggungjawab," kata politisi PPP Fadly Nurzal kepada redaksi, Senin (21/4).
Namun Ketua DPW PPP Sumatera Utara ini tidak berani mengatakan langkah Suryadharma Ali yang memberikan dukungan kepada Prabowo akan mengangkat elektabilitas atau tidak.
"Saya cuma mengatakan, kasihan Pak Prabowo, di Gerindra mulus tapi dibawa ke kisruh PPP," ujar Fadly.
Seharusnya, lanjut Ketua Fraksi PPP DPRD Sumut ini, Prabowo dan Gerindra menunggu dengan tenang, hingga PPP kompak terlebih dahulu.
"Setelah itu baru bicara koalisi," tutup Fadly.
[rus]
BERITA TERKAIT: