"Kita miskin tokoh panutan, kemudian muncul Jokowi," ujar seorang Alumni Institut Teknologi Bandung Joko Anwar di Resto Sari Kuring, kawasan SCBD Senayan, Jakarta, Sabtu (19/4).
Joko Anwar yang juga sutradara film ini menjelaskan bahwa Jokowi merupakan sosok yang berbicara dengan lembut, pintar, dan tidak basa-basi. Selain itu, Jokowi juga mampu membuat seluruh bawahan patuh kepada hukum dan memiliki sikap tegas.
Bukan hanya itu, Jokowi juga memiliki rekam jejak yang baik, bukan sebatas pencitraan apalagi interpretasi media. Atas dasar itu, mantan walikota Solo itu dianggap paling layak menjadi presiden Indonesia.
"Saya tidak fanatik dengan Jokowi, kalau ada yang lebih baik dari Jokowi, saya akan pilih," sambung Joko.
Ia menjelaskan sikapnya untuk mendukung Jokowi didasari pada harapannya agar kondisi Indonesia bisa berubah menjadi lebih baik, dengan begitu kehidupan keluarga serta teman-temannya bisa menjadi lebih baik juga.
[ian]
BERITA TERKAIT: