Suara PDIP dan Jokowi Sudah Mentok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 01 April 2014, 15:50 WIB
Suara PDIP dan Jokowi Sudah Mentok
Ray Rangkuti/net
rmol news logo . Perolehan suara PDI Perjuangan tidak akan bertambah signifikan meski sudah mengumumkan Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden.

Tidak hanya itu, meski pun PDIP mengumumkan calon wakil presiden dan program kerjanya jelang hari H 9 April ini, diyakini perolehan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu tidak banyak mengalami perubahan.

"Saat ini stabil. Kalau pun diumumkan cawapres pendamping Jokowi dan program kerja sebelum pileg, nggak banyak membantu," ujar pengamat politik Ray Rangkuti kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (1/4).

Menurut Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia ini, suara Jokowi dan PDIP sudah stabil, kalaupun naik angkanya tidak akan besar.

"Naiknya mungkin bisa 1, 2 atau 3. Kalau 5 persen mungkin nggak sampai," terang Ray.

Kemarin Centre for Stategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei pilihan masyarakat terhadap 12 partai politik; PDIP 20,1 persen, Golkar 15,8 persen, Gerindra 11,3 persen, Hanura 6,7 persen, PKB 6,7 persen, Demokrat 5,8 persen, PAN 4,8 persen, PPP 3,5 persen, PKS 3,4 persen, Nasdem 3,2 persen, PBB 1,3 persen, dan PKPI 0,5 persen.

Sementara untuk figur capres, Jokowi masih unggul dengan memperoleh suara 31,8 persen. Kemudian disusul Prabowo Subianto 14,3 persen, Wiranto 10,3 persen, Aburizal Bakrie 9,3 persen, Megawati 6,3 persen, Rhoma Irama 5,3 persen, Jusuf Kalla 2,3 persen, Mahfud MD 1,4 persen, Hatta Rajasa 1,1 persen, lainnya 3,5 persen dan yang belum punya pilihan 14,4 persen. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA