Dengan catatan, AT harus memelihara dan mensolidkan baris massanya di Golkar.
"Akbar harus bisa menjaga dan mensolidkan basis HMI-nya di Golkar," ujar pengamat politik Ray Rangkuti kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (1/4).
Soal partai apa yang akan melirik AT, Ray melihat PDI Perjauangan yang dipimpin Megawati Soekarnoputri berpeluang menyandingkan AT dengan Jokowi.
"Akbar dengan Mega dan PDIP punya hubungan baik," kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia ini.
Lalu siapa yang lebih berpeluang AT atau Jusuf Kalla (JK) yang dilirik PDIP?"Yang berpeluang Akbar karena basisnya. Tapi pasangan ini (Jokowi-AT) sama-sama 'lembek",
alon-alon asal kelakon. Kalau ritme dan gayanya ingin berbeda, PDIP akan pilih JK," jawab Ray.
[rus]
BERITA TERKAIT: