Hal ini diungkapkan koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi kepada
Rakyat Merdeka Online di Jakarta siang tadi (Selasa, 28/1).
Menurut Jurubicara presiden Gus Dur ini, kalau kasus grativikasi Boediono nanti sampai ke pengadilan, SBY akan kedodoran menjelaskan proses penunjukan Boediono sebagai wapres pada 2009 lalu itu.
"Nama Boediono kan tidak pernah masuk dalam deretan kandidat yang dijaring tim sembilan. Nama Boediono muncul justru pasca suksesnya bailout Bank Century yg merugikan keuangan negara lebih dari Rp 6,7 triliun," katanya.
"Kalau jawaban SBY karena Boediono dianggap memiliki kompetensi sebagai wapresnya, rakyat pasti tidak akan percaya. Karena selama hampir 5 tahun jadi wapres, Boediono benar-benar hanya sebagai ban serep. Karena publik pasti akan membandingkan dengan Jusuf Kalla yang ketika jadi wapres SBY era 2004-2009 sangat efektif," sambung dia.
Adhie juga yakin kalau Boediono ditanya apakah sudah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai wapres, pasti akan dijawab: belum!
"Makanya, kalau Rizal Ramli meladeni somasi SBY sampai ke pengadilan, saya jamin topeng kebohongan SBY dalam soal pengangkatan Boediono sebagai wapres akan terbongkar," pungkas Adhie.
[dem]
BERITA TERKAIT: