"Menurut saya, orang-orang itu tidak paham dan tidak mengerti. Sampai kapan pun, pondok-pondok di tanah air kita sangat diperlukan untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks saat ini," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa saat memberi sambutan peresmian pembangunan gedung MTs Ponpes Al Anwar II di Sarang, Rembang, Jawa Tengah (Jumat, 10/1).
Menurut Hatta, pondok pesantren merupakan
the center of excellence atau pusat keunggulan. Pesantren punya tiga keunggulan dalam membentuk karakter diri seorang manusia, yang belum tentu dimiliki sistem pendidikan lain.
Pertama, di dalam pondok pesantren terbangun sebuah kecerdasan sosial. Santri menjadi makhluk sosial yang peka terhadap permasalahan sosial lantaran sering berinteraksi satu sama lain dan saling ketergantungan dalam membangun rasa cinta.
"Kedua, pondok pesantren juga berperan dalam membangun manusia yang cerdas secara intelektual," tambah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Sedang, nilai tambah pesantren ada pada keunggulan ketiga, yaitu membangun manusia yang cerdas secara spiritual.Lebih lanjut, HR demikian Hatta Rajasa disapa, menjelaskan bahwa dalam sebuah riset penelitian, manusia yang hanya cerdas secara intelektual, hanya akan berhasil dalam karirnya saja.
Tanpa kecerdasan spiritual, seseorang sulit memahami esensi ilmu yang dipelajari. Biasanya, mereka akan menjadi manusia yang materialistis dan kapitalis, yang hanya mementingkan kepentingan pribadi sendiri.
"Pemahamannya bahwa dia makhluk spiritual yang di bumi untuk memakmurkan alam semesta jadi hilang," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: