Ketua Umum Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (PETIR) Budi Tjahjono Prawiro mengatakan, dalam mengemas isu politik, Ahok masih kalah canggih dibanding Kwik yang juga berasal dari etis Tionghoa itu.
"Ahok harus banyak belajar dari Kwik. Terutama dalam soal kesantunan politik," ujar Budi kepada redaksi, Minggu (5/1).
Selain itu, kata Budi, Ahok semestinya bisa lebih proaktif untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan program dan visi-misi Partai Gerindra, selaku partai yang mengusungnya, seperti Kwik yang memiliki loyalitas terhadap partainya, PDI Perjuangan.
Budi mengakui, Ahok merupakan seorang nasionalis sejati, sama seperti Kwik. Keduanya juga sama-sama kritis.
"Namun, sikap kritis Kwik terasa lebih elegan karena telah melalui kajian yang mendalam dan disampaikan dengan bahasa santun," tandas Budi yang juga anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.
Kwik Kian Gie (78 tahun) adalah seorang ahli ekonomi dan politikus PDI Perjuangan keturunan Tionghoa. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi (1999-2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas (2001-2004).
[rus]
BERITA TERKAIT: