Spekulasi Jero ikut terlibat makin menguat seiring penyitaan tim KPK atas uang 200 dolar AS di ruang kerja Sekjen ESDM, Waryono Karyo. Penemuan uang ditengarai hasil pemeriksaan di hari pertama terhadap tiga tersangka kasus tersebut; Rudi Rubiandini, Deviard dan Simon G Tanjaya. Devriadi merupakan kurir yang mengantarkan suap kepada Rudi, sementara Simon eksekutif di Kernel Oil, perusahaan trader minyak yang berkantor pusat di Singapura.
Spekulasi lain yang berkembang, uang hasil suap akan diberikan kepada Jero untuk kepentingan dana konvensi. Jero merupakan Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat yang dispekulasikan perlu mencari dana untuk konvensi.
Bukan kali ini saja nama Jero Wacik tersenggol kasus korupsi. Saat menjabat Menteri Pariwisata dan Kebudayaan, dia juga pernah disebut-sebut terlibat korupsi. Namun, beda dengan kasus suap di SKK Migas kali ini, saat itu kabarnya tak terlalu kencang diberitakan.
Terlepas dari spekulasi dan kencangnya pemberitaan tersebut, kasus suap SKK Migas ini patut mendapat perhatian serius dari Demokrat. Kalau benar terlibat, Jero jadi elit Demokrat yang kesekian kalinya kesandung korupsi.
[dem]