Ridho Paling Fenomenal, Jadi Musuh Bersama 4 Kandidat Pilgub Lampung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 10 Agustus 2013, 14:00 WIB
Ridho Paling Fenomenal, Jadi Musuh Bersama 4 Kandidat Pilgub Lampung
ridho ricardo/net
rmol news logo Suasana menjelang Pilgub Lampung makin terasa panas. Serangan memasuki masa kampanye mulai terasa, kampanye negatif pun terus dilancarkan. Namun ada hal yang menarik untuk di cermati, karena yang diserang hanya salah satu calon saja.

Pasangan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, seperti jadi bulan-bulanan dan musuh bersama bagi 4 pasangan lainnya. Pasalnya, Ridho selain usianya yang masih muda baru 34 tahun dan belum pernah jadi pejabat di pemerintahan. Maka, dia jadi sasaran empuk penyerang, karena dianggap "hijau" baik di dunia politik maupun birokrasi.

Menurut pengamat pemilu dari Jariangan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR) Muhammad Afifudin, saat ini rakyat Lampung kebanyakan justru menilai positif Ridho yang "perawan" di dunia birokrasi karena dianggap bersih dari tangan-tangan kotor korupsi.

"Meski demikian saling serang dalam kampanye jelang pilkada merupakan hal yg wajar asal dilakukan dengan cara-cara yang fair dan tidak menonjolkan unsur sara, serta fitnah," terangnya saat dihubungi wartwan di Jakarta, Sabtu (10/8).

Dalam hal kampanye negatif yang dilakukan oleh para timses, kata Afif, kadang mengabaikan unsur kebenaran informasinya. Oleh karenanya masyarakat pemilih harus bisa memilah mana kampanye yang baik dan mana yang hanya fitnah belaka.

"Disinilah pentingnya rekam jejak kandidat diketahui oleh masyarakat sebagai salah satu preferensi dalam menentukan pilihannya," jelas Afif.

Seperti di ketahui, Ridho merupakan Cagub yang cerdas, saat ini menyelesaikan S3 dari Universitas Indonesia. Jauh lebih mumpuni di bandingkan dengan calon lainnya, yang mungkin sekolahnya hanya lulusan standar saja. Jaringan Ridho di pusat pun baik.

Sebagai alumni Lemhanas, dia memiliki pertemanan dan perkawanan yang luas di pusat. Kelak, ini akan jadi modal kuat untuk kerjasama dengan investor yang membangun Lampung.

Sebaliknya, penyerang kemungkinan adalah para kandidat yang gelisah dan cemas melihat begitu banyak aspek positif yang dimiliki Ridho. Selain modal tampang yang ganteng, muda dan pintar, dukungan partai besar, juga logistik yang cukup.

Ridho adalah pengusaha muda, memiliki logistik yang mumpuni, karena disokong oleh banyak kalangan. Sementara calon lain yang utamanya berasal dari birokrat, saat ini mungkin "sembelit" berusaha mencari keuntungan haram dari putar balik perhitungan pajak daerah, proyek daerah yang di-mark up, atau menekan pengusaha daerah akan menyokong pencalonannya.

Kampanye hitam terhadap Ridho, bila dicermati secara objektif. Apakah yang menyerang itu lebih bersih? Apa motivasinya? Siapa di belakang mereka? Lucu, ada calon gubernur yang pernah jadi tersangka korupsi, lalu kasusnya mandeg tak jelas mengendap di mana. Juga ada cagub yang sedang dibidik kasus korupsi, bahkan anak buahnya sudah dipenjara. [ ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA