6.500 Sekolah Menerapkan Kurikulum 2013 Hari Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 15 Juli 2013, 14:31 WIB
6.500 Sekolah Menerapkan Kurikulum 2013 Hari Ini
Mohammad Nuh/net
rmol news logo Kurikulum baru 2013 resmi diberlakukan hari ini, (Senin, 15/7), namun untuk pegimplementasiannya dilakukan secara bertahap.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat melakukan peluncuran Kurikulum 2013 secara nasional di SMA Negeri 1 Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  Senin (15/7). Peresmian ditandai dengan penyerahan buku Kurikulum 2013 tingkat SD, SMP dan SMA ke siswa.

Dari 6.500 sekolah yang akan mengimplementasikan kurikulum baru tersebut, untuk awal tahun ajaran baru ini akan diterapkan di jenjang SD kelas 1 dan 4, SMP kelas VII, serta SMA/SMK kelas X. Pemerintah mentarget pelaksanaan Kurikum baru secara bertahan hingga tahun 2015 mendatang.

Dengan demikian kata Nus, tidak semua atau belum semua sekolah di kabupaten/kota dan propinsi yang akan menerapkan kurikulum ini. Bahkan sangat dimungkinkan dalam satu sekolah belum semua rombongan belajar akan menerapkannya.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Sidang Kabinet bulan April lalu sudah merestui pemberlakuan kurikulum tersebut mulai 15 Juli 2013. Presiden memerintahkan Kemendikbud agar segera menyusun jadwal dan materi pelatihan guru dan mencetak buku sebagai persiapan kurikulum baru tersebut," terang Nuh.

Pengembangan kurikulum 2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat pada kurikulum 2006, bertujuan juga untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan (mempresentasikan), apa yang diperoleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran.

Nuh berharap melalui Kurikulum 2013 ini dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi.

Ia juga berharap melalui peluncuran Kurikulum 2013 ini pendidikan di tanah air dapat dikembangkan dan ditingkatkan secara maksimal. Menurutnya keutamaan nilai moral dan budaya perlu mendapat tempat yang spesial, khususnya melalui pemahaman lewat nilai-nilai agama.

Menurut Nuh seperti dikutip dari situs resmi Kemendikbud RI, secara umum guru-guru sekolah yang telah diberikan pelatihan mengaku telah siap menerapkan kurikulum 2013. Sehingga, ia optimistis materi kurikulum tersebut dapat diajarkan.

Acara peluncuran Kurikulum 2013 di SMA 1 Bantul dihadiri pula Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Bupati Bantul Suryawidati Idham Samawi, serta pejabat di lingkungan Kemdikbud, seperti Sekretaris Jenderal Ainun Naim dan Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso.

Sementara Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim meluncurkan kurikulum 2013 di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. [rsn]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA