"Saya minta tolong sama bapak untuk sampaikan kepada Gubernur Jokowi bahwa gaji saya masih di bawah UMR, hanya Rp 1.140.000. Kehidupan makin berat pak, apalagi ini BBM mau naik, saya bingung bagaimana mencukupi kebutuhan. Nasib saya seperti dilupakan," ujar Muslim petugas sebuah perusahaan out sourcing di Pasar Palmerah curhat kepada Ketua DPR , Marzuki Alie saat sidak di pasar itu, Jumat (21/6).
Dia mengatakan, jangankan memenuhi UMR 2013 sebesar Rp Rp2.216.243,68, gajinya saat ini masih jauh dibawah UMR 2012 sebesar Rp 1.529.150. Dia pun berpesan agar Marzuki bisa menyampaikan hal ini kepada Gubernur DKI Jakarta, Jokowi.
"Tolong Pak sampaikan ke Jokowi untuk perhatikan nasib saya," imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Marzuki pun mengatakan bahwa menjadi tugas pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengawasi semua regulasi yang dibuatnya. Khusus mengenai kasus ini Marzuki mengakui bahwa ini merupakan ironi dari kenaikan UMR DKI Jakarta.
"Seharusnya hal-hal seperti ini diperhatikan, sangat ironis jika petugas cleaning service dibawah PD Pasar Jaya justru tidak mendapatkan UMR yang ditetapkan oleh Gubernur yang menjadi pemilik Pasar Jaya," tandasnya.
[rsn]
BERITA TERKAIT: