Sampai awal tahun 2013 tercatat ada sekitar 77 perusahaan Swedia yang beroperasi di Indonesia. Sementara itu neraca perdagangan Indonesia dan Swedia sekitar US$ 122 juta.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari website
presidenri.go.id, pertemuan berlangsung di Hotel Grand, Stockholm. Selama tiga hari di ibukota Swedia ini, Presiden sudah melakukan pertemuan bilateral dengan PM Fredrik Reinfeldt, Raja Carl XVI Gustav, dan Ketua Parlemen Per Westerberg.
Usai bertemu sejumlah pengusaha Swedia ini, Presiden SBY dan Ibu Ani beserta delegasi langsung menuju Bandara Internasional Arlanda untuk bertolak menuju New York. Di New York, Presiden akan memimpin pertemuan terakhir High-Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda.
Dalam rilisnya, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menjelaskan bahwa pertemuan yang sudah dilakukan Presiden SBY dengan PM Reinfeldt membahas upaya memperkuat kerja sama pada lima bidang prioritas, yakni perdagangan, investasi, pendidikan, lingkungan hidup, dan pariwisata.
Secara khusus, lanjut Faizasyah, kedua pemimpin sepakat untuk terus mendorong kerja sama pendidikan, termasuk kerja sama antaruniversitas dan riset dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Dalam kaitan ini, PM Reinfeldt menginformasikan rencana perusahaan SAAB Group untuk memberikan beasiswa program doktor di bidang
engineering untuk 50 orang Indonesia mulai tahun 2014," tambahnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: