"Saya sudah dengar Pak SBY sudah punya twitter, tapi belum sempat ngetwitt. Rencananya saya akan follow akun Pak SBY," kata Dahlan, di ruangan kerjanya, usai menggelar sepeda sehat, di kantor Kementerian BUMN Jakarta, Minggu.
Menurut Dahlan, keputusan Presiden SBY membuat akun twitter merupakan langkah yang positif karena bisa menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada publik.
"Tidak ada kata terlambat. Presiden AS Obama sendiri terbukti efektif menggunakan twitter sebagai ajang sosialisasinya," ujar Dahlan.
Mantan Direktur Utama PT PLN ini juga mengakui, dirinya sendiri baru setahun terakhir mempunyai akun twitter.
"Saya, kalau tidak dipaksa Najwa (Najwa Shihab presenter Metro TV, Red), barangkali saya tidak punya twitter sampai sekarang," ujar dia lagi.
Dahlan pun memberi sedikit masukan, agar Presiden SBY mengoperasikan sendiri akun twitternya.
"Jangan diserahkan ke tim, apalagi pakai mesin untuk memuji atau meningkatkan follower sebanyak-banyaknya. Itu akan mendapat respon negatif," ujar dia pula.
Presiden SBY resmi mengaktifkan akun @SBYudhoyono pada Sabtu (13/4) pagi, namun baru pukul 17.25 WIB melakukan twitt pertama "Halo Indonesia. Saya bergabung ke dunia twitter untuk ikut berbagi sapa, pandangan dan inspirasi. Salam kenal. *SBY*. "Kicauan" pertama Presiden SBY tersebut langsung mendapat tanggapan dari para "penghuni" jagad maya.
[ant/wid]
BERITA TERKAIT: