"Kalau bisa sipil, bukan berarti militer tidak mumpuni. Memangnya sipil ngga ada yang mumpuni?" ujar Jero di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/4).
Menurut Jero, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden bisa saja paduan sipil-sipil, sipil-militer, atau bisa militer-sipil.
"Tapi jangan militer-militer. Itu zamannya sudah lewat," ungkap Menteri ESDM ini.
Dalam konvensi yang digelar Demokrat setelah pemilihan legislatif mendatang, partai binaan SBY itu akan memilih kandidat presiden internal atau eksternal. Demokrat akan menjaring calon pemimpin yang disukai rakyat. Soal rincinya, kata dia, belum dibahas di Majelis Tinggi Partai.
"Bagaimana bentuknya, belum sempat kita bahas. Ini untuk menjaring calon-calon yang disukai rakyat," tandasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: