Koordinator Kontras Haris Azhar mengatakan, hal itu guna memastikan perlindungan bagi keluarga korban dalam yang menuntut pengungkapan kasus itu lebih jauh.
"Kita ke LPSK untuk melaporkan kebutuhan perlindungan saksi korban untuk sejumlah nama," kata Haris di kantornya, Jalan Borobudur 14 Jakarta Pusat, Selasa (9/4).
Selain ke LPSK, lanjutnya, Kontras juga akan mendampingi keluarga korban untuk menemui Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Komisi III DPR, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan pihak TNI-AD. Hal ini guna mendapat kepastian penyelesaian kasus itu secara adil dan terbuka.
Selain juga agar pendapat keluarga korban didengar oleh pihak terkait dalam rangka menyelesaikan kasus tragedi Cebongan.
"Perspektif kita adalah penyelesaian secara holistik. Bukan hanya kasus di Lapas Cebongan tapi juga peristiwa pengeroyokan di Hugos Cafe sebelumnya. Suara keluarga korban seharusnya menjadi kontribusi penting dalam menyelesaikan kasus ini," jelas Haris.
[wid]
BERITA TERKAIT: