Kekuatan Politik Yenny Wahid Kecil, Tidak Bisa Dongkrak Demokrat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 07 April 2013, 20:55 WIB
Kekuatan Politik Yenny Wahid Kecil, Tidak Bisa Dongkrak Demokrat
Yenny Wahid/ist
rmol news logo Putri sulung Gus Dur, Yenny Wahid, kini menjadi primadona baru di Partai Demokrat. Namun disatu sisi kenyataan pahit harus dihadapinya. Pasalnya sejumlah pihak ragu kehadirannya bisa mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat.

Dikatakan peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia Toto Izul Fatah, jika melihat peta kekuatan politik, Yenny Wahid tidaklah besar. Ada dua bukti yang menjadi dasar pernyataannya itu. Pertama, Yenny pernah membuat PKB tandingan, namun tidak bisa bertahan lama.

Kedua, Yenny membentuk PKBIB alias Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru, tapi tidak lolos verifikasi KPU dan tidak bisa jadi peserta pemilu.

”Secara personal Yenny memang kokoh. Dia putri sulung Gus Dur, punya trah darah biru. Tapi secara politik, dia belum kuat untuk mendongkrak elektabilitas Demokrat,” jelas Toto kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 7/4).

Toto menduga, Demokrat merekrut Yenny dengan harapan bisa membawa gerbong NU ke Demokrat. Tapi dengan kenyataan tadi, rasanya sangat sulit. Apalagi, di jalur politik, NU terpecah belah. Ada yang ke PKB, ada yang ke PPP, ada yang ke Golkar, dan ada yang ke Hanura.

Di sisi lain, kata Toto, penyakit Demokrat terlalu akut. Sangat sulit mengharap Demokrat bisa pulih kalau hanya mengandalkan sosok Yenny. ”Yang penting untuk Demokrat sekarang itu melakukan recovery, melakukan pembersihan dan merekrut orang-orang baik. Tanpa ini, kehadiran Yenny tidak akan ada arti apa-apa,” tandasnya.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA