Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menjelaskan bila pemasangan jembatan sepanjang 33 meter tersebut telah mencapai 100 persen sebagai bagian dari percepatan pembukaan akses pascabencana.
Dalam pengerjaannya, sebanyak 40 personel Satgas Yonzipur I/DD yang dipimpin Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo terlibat dalam proses pembangunan yang mencakup perakitan komponen utama jembatan, penguatan struktur, serta penataan kembali area kerja agar aman digunakan masyarakat.
Satgas juga mengoperasikan mobil trado crane, dump truck, serta kendaraan pendukung lainnya untuk memobilisasi material dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Sampai pada tahap akhir difokuskan pada finishing serta pengangkutan kembali material yang tidak terpakai ke lokasi penyimpanan.
“Pemasangan Jembatan Bailey di Anggoli yang hari ini mencapai 100 persen diharapkan dapat segera memulihkan akses masyarakat serta memperlancar mobilitas dan distribusi kebutuhan warga,” kata Kolonel Asrul dalam keterangan resmi pada Jumat, 12 Desember 2025.
Dengan rampungnya pembuatan jemnatan ini, TNI berkomitmen mendukung percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak melalui pengerahan pasukan teknis dan dukungan logistik.
BERITA TERKAIT: