Konsumen Mulai Tinggalin Toyota Agya & Daihatsu Ayla

Regulasi Mobil Murah Dari Kementerian Perindustrian Belum Jelas

Sabtu, 16 Maret 2013, 08:05 WIB
Konsumen Mulai Tinggalin Toyota Agya & Daihatsu Ayla
ilustrasi, Toyota Etios Valco
RMOL.Meski regulasi mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) belum juga terbit, PT Toyota Astra Motor (TAM) terus memperkuat produk murahnya di segmen city car dengan memasarkan Toyota Etios Valco. Harga kendaraan mungil ini tak jauh beda dengan Toyota Agya sebagai mobil ramah lingkungan.

Toyota dan Astra Daihatsu Motor (ADM) saat ini menjadi Agen Pemegang Merek (APM) yang paling siap meluncurkan mobil murah, dengan meng­an­dalkan Agya dan Ayla. Namun pa­sar kedua mobil tersebut, mulai ditinggal pergi oleh kon­su­men­nya dengan beralih ke Toyota Etios Valco dan Daihatsu Sirion.

Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Dar­ma­wan mengungkapkan, banyak kon­su­men dari Agya yang beralih ke Etios Valco lantaran regulasi m­o­bil murah tak kunjung diter­bitkan. Bahkan, jumlah indennya cukup membludak sejak di­perkenalkan.

“Konsumen Agya memang banyak yang beralih ke Etios Valco. Kalau secara persentasi belum tahu, tapi dari segi jumlah cukup banyak,” kata Johnny di sela-sela peluncuran Etios Valco di The Hall, Senayan City, Ja­karta, Senin (11/3).

Menurut Johnny, sejumlah konsumen yang beralih mungkin merasa tidak sabar, dan harga Etios Valco tidak jauh berbeda dengan Agya.

“Harganya tidak jauh. Tapi penempatannya tetap berbeda. Agya untuk konsumen dari motor ke mobil. Sedangkan Etios Valco untuk konsumen yang sudah memiliki mobil,” terangnya.

Kondisi ini juga diamini Head Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rio Sanggau. Jumlah penjualan Daihatsu All New Sirion yang berada di segmen low city car mampu meningkat lebih dari dua kali lipat atau 227 persen di Februari 2013, lantaran belum jelasnya regulasi mobil murah.

 Dari  330 unit di Januari men­jadi 750 unit pada Februari. Me­nu­rut Rio, kenaikan ini dipicu ba­nyaknya calon konsumen Dai­hat­su Ayla yang berpindah ke Sirion.

“Sirion mencatat kenaikan terbesar, di Februari dari seluruh varian Daihatsu. Ini dipicu karena banyak konsumen Ayla yang berpindah ke Sirion. Padahal, tidak ada program potongan harga buat konsumen Sirion,” jelas Rio.

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menambahkan, karena Daihatsu Ayla urung diluncurkan, maka abanyak konsumen beralih ke Sirion. Tetapi ada juga calon konsumen yang tidak sabar untuk memiliki Ayla lebih memilih mundur, uang tanda jadi pun dikembalikan.

“Banyak yang mau (pindah ke Sirion) tetapi banyak juga yang tidak mau, maka uang booking fee yang Rp 1 juta dikembalikan,” ujar Amelia.

Toyota dan Daihatsu masih harap-harap cemas menantikan keluarnya regulasi Low Cost Green Car. Pasalnya, sudah banyak konsumen yang pesan Daihatsu Ayla.

Tahun lalu, Toyota sudah me­nerima pesanan sebanyak 12.000 unit. Begitu juga Daihatsu. Se­mentara itu, Daihatsu yang men­jadi basis produksi Agya dan Ayla hanya bisa memproduksi kedua mobil tersebut, setiap bulan 10.000 unit.

Toyoa Etios yang baru di­luncurkan memiliki rentang harga mulai Rp 139 juta. Dai­hatsu All New Sirion dilepas sikitar Rp 157 jutaan. Harga kedua mobil ter­sebut, tak jauh beda dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang rencananya akan di pasarkan dengan harga Rp100 jutaan. [Harian Rakyat Merdeka]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA