“Sampai saat ini belum ada revisi, target tetap 70 ribu unit. Meskipun ada rencana pengeÂtatan DP pada Juni,†tegas DiÂrekÂtur Marketing dan Purnajual Jonfis Fandy keÂpada Rakyat Merdeka dalam acara peluncurÂan New Honda City di Jakarta, Rabu (23/5).
Menurut dia, pada awal tahun Honda pernah memprediksi unÂtuk penjualan mobil hanya berÂkisar pada 950.000 unit, bukan satu juta unit. Ini karena melihat banyak program wacana pemeÂrinÂtah di industri otomotif yang terus digulirkan.
“Memang kita tahu, peÂmeÂrinÂtah mau bikin hybrid, mobil muÂrah dan ramah lingkungan low cost and green car (LCGC), tapi itu belum bisa dipastikan kapan dilaksanakan,†tanya Jonfis
Untuk itu, HPM meminta peÂmeÂÂrinÂtah segera menÂdiskusikan deÂÂngan semua pihak Agen TungÂgal Pemegang Merek (ATPM) agar bisa diperoleh kejeÂlasan atas semua peraturan tersebut.
“Kita tidak bisa memastikan apÂaÂkah akan ada perubahan target ke depan. Yang pasti kami masih melihat dan memÂpelaÂjaÂrinya,†kilah Jonfis.
Terkait optimistis Honda yang akan terus menggenjot penjualan, rencananya peluncuran produk baru tidak hanya New Honda City. Sekitar Juni-Juli, HPM berÂencana akan meluncurkan lagi segmen sedan, yakni Civic dan Accord baru dengan tampilan yang lebih elegan baik dari segi eksterior dan interiornya.
“Kami perkirakan pasar mobil sedan di semester kedua akan naik 20-30 persen dari semester pertama,†yakin Jonfis.
Selain Civic dan Accord, HPM masih menyiapkan varian lain yang akan diluncurkan pada seÂmesÂter II-2012, seperti Honda Brio dan All New CR-V yang diÂjadÂwalÂkan meÂluncur pada akhir 2012.
“Untuk Brio belum bisa dipasÂtikan kapan, tapi muÂdah-mudahÂan secepatnya kami luncurkan dan untuk All New CR-V akhir tahun ini. Kami yakni market Honda ke depan akan berkemÂbang peÂsat,†ucapnya. [Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: