RMOL. Sukses merakit sedan BMW seri 3, 5 dan X1 di Indonesia, produsen asal Jerman ini kemÂbali meluncurkan mobil jenis Sport Activity Vehicle (SAV) BMW X3 dengan dua seri yakni, xDrive20d (diesel) dan xDriveÂ20i (bensin). Menurut Presiden Direktur PT BMW Indonesia Ramesh DivyanaÂthan, BMW terus menambah model yang dirakitnya di Indonesia.
“Ini merupakan komitmen BMW yang telah berinvestaÂsi Rp 100 miliar sejak 2011. DeÂngan tambahan model bau yang diproduksi di Indonesia, jumlah hasil rakitan BMW akan bertambah, dari 8 unit per hari pada Juni nanti akan menÂjadi 10 unit pada DesemÂber 2012,†ungkap Ramesh dalam acara peluncuran BMW X3 di pabrik PT Gaya Motor Jakarta, Selasa (8/5).
Untuk menjaga kualitas, BMW Jerman akan mengerahÂkan 12 tenaga ahlinya untuk memberi pelatihan kerja untuk merakit BMW.
“Penambahan model baru ini untuk membantu peningÂkatan nilai ekonomi, kesemÂpaÂÂtÂan kerja, alih teknologi serÂta kemamÂpuan produksi kaÂrena pasar Indonesia sangat penting daÂlam perekonomian dunia,†kata Ramesh.
Public Relation (PR) CorÂporate BMW Indonesia Helena Abidin mengatakan, perakitan tak semata menurunkan harga jual. “Tujuan sebenarnya untuk memudahkan dealer memperÂoÂleh pasokan unit. Kalau diÂimpor utuh, butuh waktu lama. Di samping itu, ada beberapa fitur yang harus kita sesuaikan dengan permintaan konsumen Indonesia,†jelasnya.
Helena mengungkapkan, BMW yang dirakit di IndoÂneÂsia berasal dari unit yang diÂimpor dalam bentuk semi knock down (SKD), bukan komponen terurai Completed Knocked Down (CKD). AkiÂbatÂnya, harga BMW X3 turun Rp 10 juta karena BMW menÂdapatkan keringanan pajak.
Dijelaskan Helena, karena mendapat keringanan pajak karena sudah merakit produkÂnya di Indonesia, penurunan harga akan dinikmati oleh konsuÂmen dengan adanya tamÂbahan fitur guna memuaskan konsuÂmennya. “BMW yang kita rakit di Indonesia biasanya lebih lengkap dari yang diim- por utuh,†beber Helena.
Saat ini BMW memasarkan dua varian X3 rakitan IndoÂnesia, yaitu xDrive20d (diesel) dan xDrive20i (bensin), maÂsing-masing dilego Rp 818 juta dan Rp 828 juta (off the road) di Jakarta. [Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: