RMOL. Pulihnya pasokan kendaraan yang diimpor secara completely knock down (CKD) dari Thailand dan Jepang membuat penjualan PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali moncer. Pada segmen sport utility vehicles (SUV) CR-V Facelift berhasil meÂraup penjualan sebanyak 1.853 unit selama April 2012.
Direktur pemasaran HPM JonÂfis Fandy menyatakan, angka penÂjualan ini paling tinggi dari sebelumnya. Ia mengaku senang karena dapat memenuhi keÂbuÂtuhÂan pelangganya dengan baik.
“Total penjualan selama bulan lalu mencapai 3.732 unit dan itu satu kebanggaan buat kaÂmi seÂbagai ATPM,†kata Jonfis kepada Rakyat Merdeka.
Jonfis menargetkan, penjualan CR-V facelift bisa mencapai 13.000 unit sampai akhir tahun, naik dari 11.700 yang diraih pada 2011. “Diharapkan produk ini bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang sempat terganggu akibat benÂcana alam tahun lalu,†jelasnya.
Selanjutnya, untuk model lain, seperti Honda Jazz laris terjual 1.461 unit, Honda Freed 339 unit dan All New Honda Odyssey 79 unit. “Kami berharap pasokan unÂtuk semua model Honda akan kemÂbali normal dalam waktu dekat seÂhingga dapat memenuhi perÂminÂtaan konsumen di IndoÂnesia,†harap Jonfis.
HPM juga akan meluncurkan beberapa produk anyar ketiga dari Honda Jazz, CR-V dan Freed yakni Honda Civic, Brio dan All New CR-V yang akan segera diÂrilis pada akhir tahun ini.
“Pada semester kedua ini kami akan hadirkan beberapa produk anyar untuk menggenjot penjualÂan Honda yang sempat tertinggal akibat gempa di luar.†[Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: