Ketiga indikator itu adalah infrasktruktur, penyelenggaraan, dan prestasi.
Begitu tutur Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Global Forum Asian Games 2018 Harian Rakyat Merdeka-INASGOC yang berlangsung hari ini di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5).
Jusuf Kalla yakin dana besar yang dikeluarkan negara dalam menyiapkan infrastruktur untuk pergelaran Asian Games 2018 akan berbanding lurus dengan hasil yang didapat. Baik itu bagi investasi negara maupun prestasi yang mengharumkan nama bangsa.
"Bukan biayanya yang perlu dipermasalahkan melainkan lihat nanti hasilnya," paparnya.
Lebih lanjut, ketua dewan pengarah INASGOC yakin penyelenggaraan Asian Games 2018 dapat berjalan lancar.
JK kemudian menyoroti masalah transportasi para atlet selama gelaran Asian Games. Dia berharap para atlet tersebut tidak terlambat saat bertanding.
"Bagaimana mengangkat atau mentransportasikan lebih kurang 15.000 atlet nanti tanpa terlambat, begitu juga dengan penyelenggaraan yang lain ini perlu diperhatikan, tapi saya yakin ini akan terlaksana dengan baik," tukasnya.
Kepada para atlet, JK meminta agar bisa memberikan torehan yang dikenang oleh rakyat Indonesia di pesta olahraga akbar benua Asia tersebut.
"Tanpa prestasi merah putih tidak akan naik," ujar Yusuf Kalla.
[ian]