Juan Martin del Potro menÂgalahkan Milos Raonic di semifinal Indian Wells. Petenis Argentina itu selanjutnya akan menghadapi juara bertahan Roger Federer di final.
Del Potro menang relatif muÂdah atas Raonic pada pertandÂingan di Indian Wells Tennis Garden, Indian Wells, California, Amerika Serikat, kemarin diniÂhari WIB. Dia menghabisi laÂwannya dari Kanada itu dengan skor 6-2, 6-3.
Bagi Del Potro, itu adalah kemenangan ke-400 dalam kariÂernya sebagai petenis profeÂsional. Del Potro kini menempati peringkat delapan dunia, tapi kariernya diganggu oleh cedÂera pergelangan tangan, yang memaksanya menjalani operasi empat kali.
"Saya sehat dan itulah yang paling penting. Saya masuk ke setiap lapangan dengan senyuÂman. Saya bermain tanpa rasa sakit dan menikmati tenis lagi," ujar Del Potro seperti dikutip Reuters.
"Saya tak menyangka bisa main di level ini setelah semua operasi yang saya jalani, tapi saya di sini dan saya sangat gembira," kata Delpo sapaan akrabnya.
Federer, petenis nomor satu dunia itu lebih dulu lolos setÂelah mengalahkan Borna Coric (Kroasia) 5-7, 6-4, 6-4.
Del Potro dan Federer tercatat sudah 24 kali bertemu. Federer sejauh ini unggul 18-6 dalam rekor pertemuan mereka.
Pada laga sebelumnya Coric mengejutkan Fedex dengan merebut set pertama. Coric mengandalkan pukulan-puÂkulan backhand keras untuk menyulitkan Federer. Petenis Kroasia berusia 21 tahun itu bahÂkan sukses mematahkan servis Federer di awal set kedua.
Akan tetapi, Federer mampu mendapatkan ritme servisnya dan memenangi poin-poin kritis sehingga merusak konsentrasi Coric.
"Sepuluh menit ketika dia unggul satu set dan satu break sungguh sulit kuterima," petenis Swiss itu mengungkapkan seuÂsai pertandingan, yang dilansir Reuters.
"Aku harus menjalaninya dan mengakui kalau aku cuma senang bisa bertahan di dalam pertandingan. Mungkin dia akan sedikit gugup dan kupikir itu persis yang terjadi," lanjut Federer.
Federer mengaku sedikit berunÂtung. Pertandingannya melawan Coric dinilainya bagus, dan di dua set terakhir Coric sudah kewalaÂhan menghadapinya.
Dengan kemenangan ini, Federer memperbaiki statistiknya di 2018. Petenis berusia 36 tahun ini mencetak 17-0, start terbaik dia dalam satu musim. ***
BERITA TERKAIT: