Pasangan yang baru diduÂetkan dua bulan lalu itu meÂnang mudah mengalahkan wakil Denmark, Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen, dengan skor 21-14, 21-11 di Innogy Sporthalle, Mukheim an der Rhur, Jerman, kemarin.
Praveen/Melati tak terlalu banyak menemukan kesulitan di pertandingan pertama merÂeka di turnamen berhadiah total 150 ribu Dolar AS ini. Meskipun lawan memiliki peringkat 65 dunia, namun secara kualitas individu dan pengalaman, Praveen/Melati masih lebih unggul.
Di game pertama, Praveen/ Melati masih mencari poÂla permainan menghadapi Knudsen/Nielsen. Namun setÂelah interval game pertama, Praveen/Melati sudah mulai menemukan cara yang jitu untuk segera menyelesaikan perlawanan musuhnya.
Aturan batasan tinggi servis 115 cm dari permukaan lapanÂgan juga mulai diuji coba di German Open 2018. Servis Praveen tercatat satu kali disalahkan hakim servis karÂena terlalu tinggi, sedangkan Melati tiga kali.
"Hari ini lawan kami masih di bawah kami, jadi secara permainan kami lebih ungÂgul. kami ambil pengalaman soal aturan servis ini, semoga besok kami bisa lebih menyeÂsuaikan diri dengan aturan ini," ujar Praveen seperti dikutip Badmintonindonesia.org.
Di babak utama, Praveen/ Melati akan bertemu dengan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia pada hari ini (7/3). ***
BERITA TERKAIT: