Atlet asal China punya catatan dalam pelaksanaannya, yakni soal keadilan wasit.
Kantor Berita Xinhua melaporkan, kapten Tim Skate Cepat Lintasan Pendek Nasional China, Yang Zhanyu meÂnyoroti kontroversi yang terjadi dalam pertandingan.
Dia terusik oleh banyaknya penalti yang diberikan oleh wasit. Meskipun pada dia menghormati keputusan itu. "Kami menilai para wasit tidak menerapkan standar yang sama ketika memberikan penalti. Tapi, kami menghormatÂinya dengan mempertimbangkan semangat olimpiade," katanya.
Yang Zhanyu mengatakan, kontingen China berharap Uni Skating Internasional (ISU) dapat memperlakukan atlet dari setiap negara secara adil. Hingga pukul 17.00 WIB kemarin, Tiongkok belum sama sekali mampu menoreh medali emas. Negeri Tirai Bambu itu bertengger di posisi 18 perolehan medali sementara, dengan membukukan lima perak dan dua perunggu.
Amerika Serikat di hari sebelumnya menempati posisi lima besar, tergusur ke urutan enam setelah digeser oleh Prancis yang unggul satu perak lebih banyak. ***
BERITA TERKAIT: