Secara permainan tuan rumah bermain lebih efektif dalam menciptakan peluang maupun meredam Inter. Nyatanya, merÂeka tak bisa memaksimalkan kans yang didapatkan.
Di lain sisi, Inter beberapa kali menghadapi situasi berbahaya di babak pertama. Tapi Nerazzurri memperbaiki pertahanan di babak kedua sehingga lebih mampu menghentikan serangan Juventus, yang banyak diarahÂkan ke Juan Cuadrado di sisi kanan.
Inter yang mengincar seÂrangan balik, cukup kerepotan menemukan celah di pertahanan tuan rumah.
Dengan hasil imbang ini, Inter masih tak terkalahkan dan tetap memimpin klasemen sementara Serie A. La Beneamata menÂgoleksi nilai 40 dari 16 laga, tapi berpotensi kehilangan posisi ke Napoli pekan ini.
Sementara Juventus tertahan di posisi tiga dengan 38 poin. Tambahan satu poin menempatÂkan Bianconeri dalam ancaman AS Roma, yang cuma berjarak empat angka dengan masih meÂnyimpan dua laga ekstra untuk dimainkan.
Pelatih Massimiliano Allegri puas dengan penampilan Juventus. Dia cuma kecewa timnya tak bisa mencetak gol.
Whoscored mencatat Nerazzurri cuma bisa mengemas satu tembakan ke gawang dari enam percobaan sampai akhir pertandingan. Sementara itu, Bianconeri mampu melepaskan delapan tembakan ke gawang dari 19 percobaan. Salah satunya berpeluang besar berbuah gol lewat Mario Mandzukic di menit kedelapan.
Allegri memberikan pujian kepada timnya yang tampil oke. Di sisi lain, dia tetap kecewa karena Si Nyonya Tua tak bisa menang.
"Kami harus memuji para peÂmain atas permainan yang hebat, tidak membiarkan Inter melakuÂkan tendangan ke gawang seÂlain satu-satunya dari Marcelo Brozovic," kata Allegri kepada Mediaset Premium.
"Inter adalah pemuncak klaseÂmen, punya banyak kualitas teknis dan bekerja sangat keras. Kami bermain bagus di babak kedua dan cuma kurang mencÂetak gol. Inter terus menekan di 20 menit awal, jadi dalam keadaan seperti itu kami harus bertindak, bahkan kami punya peluang terbaik pada periode itu lewat Mandzukic," tambahnya.
Gelandang Inter Borja Valero mengakui timnya tak mampu memanfaatkan setiap kesempaÂtan menguasai bola dengan baik. Pada akhirnya mereka juga tak bisa memberikan suplai yang baik kepada Mauro Icardi di depan.
"Kami datang ke sini untuk menang, seperti yang kami lakukan di tiap laga. Jadi mengecewakan bahwa kami cuma mendapatkan satu poin," kata Borja kepada Mediaset Premium.
"Kami sempat menguasai bola selama 30 menit pertama dan cuma tak bisa benar-benar memaksimalkannya. Kami seÂlalu mencoba menyuplai Mauro Icardi, karena dia pemain unik di depan, tapi sayangnya kami tak bisa memberinya servis yang benar," imbuhnya seperti dikutip Football Italia. ***
BERITA TERKAIT: