Super Mario Terlibat Insiden Perban

Nice vs Napoli 0-2

Kamis, 24 Agustus 2017, 09:06 WIB
Super Mario Terlibat Insiden Perban
Mario Balotelli/Net
rmol news logo Napoli sukses menggebuk tuan rumah Nice 2-0 (1-0) da­lam leg kedua babak play-off Liga Champions 2017/18 yang berlangsung di Allianz Riviera dini hari kemarin WIB. Dengan demikian, Gli Azzurri julukan Napoli berhak melaju ke babak 48 besar.

Total jenderal Gli Azzurri un­ggul agregrat 4-0. Hasil Napoli tinggal menunggu pengundian lawan yang bakal dihadapinya. Adapun dua gol yang bersarang ke gawang Les Aiglons, berkat Jose Callejon di menit 48 dan Lorenzo Insigne di meni 89.

Pada laga ini terdapat sejumlah insiden yang menjadi perhatian publik. Antara lain, ketegangan antara Mario Ballotelli dan pani­tia pelaksana (panpel) pertand­ingan. Panpel meminta Super Mario melepas perban putih, yang diyakini menutupi gelang yang bergantung di tangannya. Sebab hal tersebut dilarang da­lam aturan pesepakbolaan.

Insiden yang menjadi momen terciptanya gol dari Callejon ini, mendapat respon buruk dari coach Lucien Favre. "Saya tidak mau mengomentari penampilan Balo. Cukup kalian yang melihat di lapangan bagaimana tingkah laku dari penampilan orang itu," terang Fevre seperti dikutip dari laman website Football Italia.

Fevre menyesal lantaran tidak mengganti Balo jauh lebih awal. Sebab, penampilan dari striker asal Italia itu jauh di bawah per­forma. Bahkan hanya menjadi pemecah konsentrasi pemain Nice. "Penampilan yang amat sangat buruk. Seharusnya saya sudah tarik keluar dia jauh-jauh sebelumnya," tegasnya.

Fevre pun mengakui penyebab gol pertama untuk Napoli, dikar­enakan tingkah Balo. Seluruh pemain Nice yang kala itu berupaya menjaga pertahanan, namun Balo malah melakukan protes kepada panpel.

"Saya tahu penyebab gol pertama Napoli karena Ballo asik melakukan protes ke pan­pel. Padahal koleganya tengah berupaya menjaga kebobolan," kritik Fevre terhadap penampi­lan Super Mario.

Di sisi lain, penampilan apik Napoli, sekaligus menam­bah rentetan kemanangannya. Setelah berhasil menjungka­lkan Nice di leg pertama, Gli Azzuri sukses menekuk Hellas Verona 3-1. Sedangkan kali ini Marek Hamsik dan kawan-kawan mengalahkan Nice, se­hingga meraih satu tiket Liga Champions 2017/18.

Capaian ini tentunya disyukuri coach Maurizio Sarri. Tak tang­gung-tanggung, bentuk syukur Sarri diaplikasikan dengan keingi­nannya untuk bersua Manchester United. "Sejak lama saya ingin berjumpa MU di Old Trafford," kata pelatih berkebangsaan Italia itu, saat ditanya rival pilihannya pada undian mendatang.

Pada laga ini, Sarri juga mem­beri apresiasi setinggi mungkin untuk anak asuhnya. "Sangat buruk bagi kami kalau tidak tembus ke Liga Champions," ujar pelatih asli kelahiran Napoli 58 tahun silam. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA