Sebab pada leg pertama, IrosÂsoneri menghancurkan Shkendija enam gol tanpa balas. Alhasil, tuan rumah harus membalikkan kedudukan, setidaknya tujuh gol tanpa balas untuk langsung lolos ke fase grup Liga Europa.
Sedangkan Diavolorosso cukup menahan imbang klub yang berdiri 1979 itu. Jikalau kalah dengan kedudukan kurang dari enam gol, secara otomatis Milan akan menemani Lazio yang terlebih dulu lolos ke Liga Europa.
Shkendija diuntungkan rekor bagus ketika harus bermain kandang. Tercatatat lima partai kandang habis disapu bersih Shkendija. Tiga di antaranya berasal dari pertandingan Liga Europa. Bisa dikatakan, Ecolog Arena memiliki magis luar biasa yang mengancam tim lawan.
Jika berkaca ke babak play-off Liga Europa sebelumnya, Shkendija nyaris tidak lolos ke babak play-off setelah kandas 2-1 oleh Trakai di leg pertama. Mengejutkan, ketika bermain di Ecolog, Shkendija sukses memÂbalikkan keadaan menjadi 3-0. Untuk itu Milan harus mewaspaÂdai comeback tuan rumah.
Nampaknya, kubu tuan rumah tidak memiliki masalah dari kondisi fisik punggawanya. Dengan demikian, coach Qatip Osmani bebas memilih pemainÂnya untuk masuk skema terbaiÂknya. Osmani diprediksi tetap memainkan skema 4-4-2. Besart Abdurahimi kembali diduetkan dengan Marjan Radeski di lini serang.
Sementara Besart Ibraimi dan Blagoja Todorovski akan memÂbantu mengirimkan umpan maÂtang dari sektor sayap. Di posisi penjaga gawang, pelatih berusia 48 tahun itu kemungkinan akan kembali menurunkan Kostadin Zahov. Skema tersebut merupaÂkan skema terbaik Osmani saat mengkandaskan Trakai.
Seperti dikutip dari laman resmi Shkendija, publik tuan ruÂmah rasanya menanti-nanti laga ini. Pasalnya, kurang dari 24 jam setelah pembukaan pembelian tiket, 10 ribu tiket pertandingan telah terjual ludes.
Di sisi lain, tren positif terus menyelimuti klub sekota denÂgan Inter Milan itu. Dalam tiga pertandingan, Milan berhasil memasukan 10 gol dan hanya kemasukan tiga gol. Hal tersebut tentunya harus dipertahankan Ricardo Montolivo cs.
Di kubu tim tamu, Vincenzo Montella terbang ke Makedonia tanpa sejumlah pemain kuncinya. Nama-nama seperti Alessio Romagnoli, Giacomo Bonaventura, Lucas Biglia dan Gabriel Palletta akan absen pada laga ini karena kondisi mereka yang belum pulih dari cedera. ***
BERITA TERKAIT: