Namun di sisi lain, Fedex sendiri bahkan tak menyangka bakal mencapai final dan berjumpa dengan Rafael Nadal. Australia 2017 menyajikan laga klasik. Pertemuan Nadal dan Federer di partai puncak Rod Laver Arena, kemarin bahkan memunculkan candaan, "Benarkah ini final grand slam tahun 2017?"
Dalam babak final itu, Federer keluar sebagai juara. Dia mengalahkan Nadal (Spanyol) lewat laga sengit 6-4, 3-6, 6-1, 3-6, 6-3 dalam durasi tiga jam dan 37 menit.
Jangankan menjadi juara, Federer bahkan tak menyangka bisa melangkah ke final. Bahkan di luar prediksi pula, dia menjalani final dengan melawan seteru beratnya Nadal.
Ya, bagi Federer gelar itu menjadi gelar yang didapatkan dia lagi sejak sejak menjadi juara Wimbledon 2012. Seperti juga Nadal mereka tampil tak sebagai unggulan. Nadal, 30 tahun, tampil sebagai unggulan kesembiÂlan. Federer, 35 tahun, malah unggulan 17.
Sudah begitu, keduanya juga menjalani musim lalu dengan tak maksimal. Mereka menjalani pemulihan cedera.
"Saya kehabisan kata-kata dan Rafa mengaÂtakan hal-hal yang keren. Saya mengucapkan selamat kepada Rafa dan atas
comeback-nya dia," kata Federer seperti dikutip
BBC. Saya rasa tak satupun dari kami yang meÂnyangka bakal melaju ke babak final di Australia Terbuka ini dengan melihat kondisi kami lima bulan lalu. Dan sekarang kami berdiri di sini. Saya gembira atas pencapaian Rafa. Kalaupun saya yang kalah saya akan tetap gembira. Dia comeback dengan amat sempurna.
Tenis adalah olahraga yang berat. Tidak ada hasil seri di sini. Kalau bisa, saya akan menerima dengan lapang dada satu malam saja dan berbagi dengan dengan Rafa.
"Semua orang bilang mereka bekerja keras, begitu pula saya. Tapi, saya tidak mengumÂbarnya. Saya ingin berterima kasih kepada tim saya yang selalu bersama-sama dalam enam bulan terakhir. Saya tak pernah menyangka bisa berada di sini tapi saya mampu melakuÂkannya," tutur dia.
Gelar itu menjadi koleksi titel grand slam ke-18 dia. Hasil positif itu sekaligus memangÂkas jarak
head to head mereka menjadi 12-23. Petenis 36 tahun itu sekaligus membayar lunas kekalahan dia dari Nadal pada dinal di Melbourne Park pada tahun 2012.
Sehari sebelumnya Serena Williams sukses menahbiskan diri sebagai ratu Australia Terbuka. Gelar juara itu menjadi koleksi ketuÂjuhnya yang diraih di Melbourne Park.
Serena memastikan gelar juara ketuÂjuh Australia Terbuka usai mengalahkan kakaknya sendiri, Venus Williams dalam pertandingan di Rod Laver Arena 6-4 dan 6-4. Kedua pemain berlaga dalam durasi satu jam dan 21 menit. ***