Murray Dijagokan Sabet Gelar Juara

Lolos Babak Keempat

Sabtu, 21 Januari 2017, 08:42 WIB
Murray Dijagokan Sabet Gelar Juara
Andy Murray/Net
rmol news logo Kesempatan Andy Murray meraih gelar juara Australia Terbuka semakin lebar usai mengalahkan petenis Amerika Serikat, Sam Querrey di babak ketiga.

Berlaga di Hisense Arena, kemarin, Murray sempat direpotkan Querrey pada set pertama. Kejar mengejar angka tersaji dan akhirnya dikuasai Murray dengan 6-4.

Dominasi Murray berlanjut di set kedua dengan mengakhiri laga dengan skor 6-2. Di set ketiga Querrey kembali menganggu Murray dengan unggul 3-2. Tapi kondisi tersebut tak membuat Murray panik. Petenis nomor satu dunia itu mampu mencetak angka secara konsisten, hingga akhirnya menang 6-4.

Lewat hasil ini, Murray pun dijagokan menjadi juara di Australian Open karena saingan terberatnya, Novak Djokovic sudah tersingkir.

Di babak keempat Murray akan berhadapan dengan petenis Jerman, Mischa Zverev yang menyingkirkan petenis Tunisia, Malek Jaziri dengan skor 6-1, 4-6, 6-3, 6-0.

Jejak Murray diikuti Stanislas Wawrinka yang mengalahkan petenis peringkat 29 asal Rusia, Viktor Troicki 3-6, 6-2, 6-2,7-6 (9-7).

Di nomor putri, juara bertahan Angelique Kerber belum menemukan kesulitan berarti untuk melaju ke babak 16-besar Australian Open 2017. Petenis asal Jerman tersebut berhasil lolos usai mengalahkan Karolina Pliskova lewat straight set 6-0, 6-4 dalam waktu 55 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus menambah rekor kemenangan Kerber atas Pliskova menjadi 6-3. Sebelumnya, Kerber berhasil mengalahkan Pliskova dalam lima ajang, di antaranya USOpen 2016, WTA Stanford 2015, WTA Birmingham 2015, Qatar Open 2014, dan Danish Open 2011.

Selanjutnya, Kerber dijadwalkan akan menghadapi petenis Amerika Serikat Coco Vandeweghe pada babak 16-besar. Vandeweghe sukses lolos setelah mengalahkan Eugenie Bouchard lewat rubber set 6-4, 3-6, 7-5.

Bouchard kesal melihat kekalahan itu. Namun, dia mengakui memang tampil buruk pada laga yang digelar Rod Laver Arena itu. "Kekalahan ini sangat menyebalkan. Saya sangat kecewa karena merasa banyak mendapatkan peluang. Terutama pada set ketiga," ujar Bouchard.

Kekalahan ini membuat Bouchard kembali gagal meraih trofi pertamanya pada awal musim 2017. Sebelumnya, dia juga ga­gal dalam dua ajang seperti Brisbane International dan Sydney International. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA