Lorenzo mengambil keputusan hengkang ke Ducati sebelum berlangsungnya GP Spanyol, 24 April. Artinya Lorenzo sudah memastikan hengkang dari Yamaha saat musim 2016 masih menyisakan 15 seri balapan.
"Mungkin dia bisa 95 persen fokus, tapi lima persen lainÂnya dia memikirkan masa depan, mungkin melihat penampilan Ducati," ujar Direktur pelaksana Movistar Yamaha Lin Jarvis dikutip
Crash.net.
Keputusan Lorenzo pindah ke Ducati datang ketika Yamaha masih bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2016. Ketika itu Lorenzo dan Valentino Rossi masih bersaing ketat dengan Marc Marquez di puncak klasemen sementara.
Namun, keputusan Lorenzo hengkang ke Ducati bukan hanya satu-satunya penghambat penampilan Yamaha. Banyak faktor yang menjegal laju Yamaha meraih gelar juara dunia MotoGP 2016, seperti kerusakan mesin Rossi di GP Italia dan buruknya adaptasi Lorenzo dengan ban Michelin. "Kami akan menjalankan musim dengan baik, meski ada perubahan tersebut," ujarnya. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: