Tafisa 2016 Buka Harta Karun Permainan Tradisional Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 12 Oktober 2016, 11:47 WIB
rmol news logo . Festival Olahraga Rekreasi Dunia The 6th TAFISA World Sports for All Games yang digelar di Jakarta resmi ditutup. Festival ini diyakini menjadi awal berkembangnya permainan tradisional.

Ketua Panitia Pelaksana TAFISA Games 2016 Jakarta, Hayono, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan permainan tradisional yang luar biasa, namun selama ini kurang perhatian yang sepatutnya.

"Ini adalah awal kebangkitan olahraga tradisional tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia,” ujar Hayono di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu, (12/10).

Hayono menambahkan, dunia sangat mengapresiasi kekayaan permainan tradisional Indonesia. Ragam permainan yang berasal dari berbagai provinsi disebutnya sebagai harta karun permainan tradisional.

Antusiasme masyarakat datang dari komunitas-komunitas olahraga masyarakat. Meski saya akui saat ini Tafisa belum terlalu dikenal, saya yakin ini akan semakin membuka harta karun kita,” lanjutnya.

Dengan berakhirnya TAFISA Games 2016, Ia berharap olahraga komunitas mendapatkan perhatian yang lebih, sepulangnya mereka ke daerah masing-masing. Bukan hanya melestarikan permainan tradisional, komunitas olahraga masyarakat juga akan makin besar dan berkembang.

Saya yakin permainan tradisional akan nendang setelah TAFISA ini. Mudah-mudahan Pemerintah Kota dan Kabupaten lebih memerhatikan mereka,” tutup Hayono.

TAFISA GAMES 2016 berlangsung sejak 6 Oktober lalu. Dalam kurun enam hari, beragam olahraga rekreasi dan tradisional dipertandingkan di berbagai lokasi di Jakarta. Lebih dari 32.000 peserta dari 83 negara, dengan rentang usia anak-anak hingga lansia turut berpartisipasi menampilkan keahlian mereka di ajang tersebut. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA