Dua medali di hari ketiga dipersembahkan Emilia Nova di nomor 100 meter gawang dan Triyaningsih di lari 10.000 meter.
Tampil di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (24/9), Emilia bersaing ketat dengan kompatriot yang juga seniornya, Dedeh Erawati. Tapi, Emilia mampu mengakhiri dominasi seniornya usai menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 13,35 detik di mana Dedeh hanya mampu mencetak 13.59 detik.
Buat Emil, ini jadi kali ketiga dirinya memecahkan rekor 100 meter gawang putri PON di Jawa Barat yang dipegang Dedeh sejauh ini. Sebelumnya, dia mengungguli Dedeh saat tampil di nomor sapta lomba, di mana dia mencatatkan waktu 13.52 detik sekaligus berhak atas medali emasnya.
Kemudian, dia mampu memeprbaiki catatannya rekornya itu di babak penyisihan di mana dia membuat rekor baru, 13.50 detik. Tampil di final, Emil makin panas, dia lecut lagi larinya sehingga mampu membuat catatan waktu terbaik di sepanjang gelaran PON dengan 13.35 detik.
"Ini hasil luar biasa. Emil mampu menunjukkan potensi terbaiknya," kata manajer tim atletik DKI Jakarta, Rahman Defiandi.
Lanjut Rahman, Emilia bisa saja lebih baik jika nanti pelatihnya memfokuskan latihannya ke nomor 100 meter gawang. Pasalnya, selama ini Emilia berlatih untuk tujuh nomor, sebelum akhirnya sukses jadi yang terbaik di nomor andalan Dedeh itu.
"Ini nanti bakal jadi evaluasi pelatih untuk lebih jeli melihat potensi Emilia. Kalau dia difokuskan latihannya, dia bisa lebih baik lagi dari sekarang," ucap Rahman menambahkan.
Sementara itu, sejauh ini DKI Jakarta sudah mengumpulkan sembilan medali emas dari target 10 medali emas yang dipatok. Tambahan dua medali selain dari Emilia juga datang dari Triyaningsih.
Rahman menyebut, Triyaningsih tampil jauh lebih baik dibanding saat berlomba di nomor 5000 meter di mana dia dikalahkan Rini Budiarti, Jumat (23/9) lalu. Triyaningsih yang juga atlet nasional Indonesia itu mencatatkan waktu tercepatnya, yakni 35 menit 28,018 detik.
Medali perak direbut atlet Nusa Tenggara Timur (NTT) lewat torehan 36 menit 23,039 detik. Sedangkan perunggu diambil alih wakil Riau, 36 menit 33,085 detik.
Tim atletik Ibukota masih berpeluang menambah pundi-pundi emasnya dari cabang atletik
.[wid]
BERITA TERKAIT: