Delegasi Tafisa Khawatir Terjangkit Virus Zika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 10 September 2016, 03:37 WIB
Delegasi Tafisa Khawatir Terjangkit Virus Zika
Foto: Net
rmol news logo Jumlah negara peserta yang akan tampil pada The Association For International Sport for All (Tafisa) 2016 tidak mencapai target.

Awalnya, 110 negara akan hadir. Namun menjelang satu bulan pelaksanaan jumlahnya menciut, hanya 73 negara yang menyatakan kesiapannya datang ke Jakarta pada 6-12 Oktober 2016.

Ketua Panitia Penyelenggara Tafisa 2016, Hayono Isman menjelaskan, merebaknya virus zika di Singapura menjadi salah satu faktor penyebab enggannya delegasi negara untuk hadir ke Indonesia. Di samping juga jarak antara Indonesia dan Singapura yang tidak terlalu jauh.

"Memang kami cukup khawatir dengan masalah Zika itu. Banyak calon peserta lebih takut Zika dibandingkan terorisme. Semoga tidak ada yang mundur. Kami optimistis banyak negara tetap akan hadir di Jakarta," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, baru-baru ini.

Untuk meyakinkan para negara yang belum hadir. Hayono terus melakukan komunikasi dengan calon negara peserta. Salah satunya dengan memberi jaminan bahwa Indonesia masih aman dan tidak terjangkit virus zika.

"Selain itu kami juga menggelar pameran tentang sport, fitness dan kesehatan. Harapannya agar negara lain bisa melihat kondisi olahraga di Indonesia. Juga untuk menjaring peserta dari negara lainnya," jelasnya.

Sementara itu, persiapan Tafisa 2016 sudah berjalan sesuai dengan tahapan. Dari sembilan kedeputian yang dibentuk telah menjalankan tugas dan fungsinya. Salah satu deputi yang terus bersiap diri adalah bidang permainan tradisional yang dipimpin Sari Madjid.

"Tafisa memberikan kesempatan yang begitu luas bagi Indonesia untuk memperkenalkan wajah kekayaan ragam olahraga dan permainan fisik berlatar budaya kepada audiens yaitu para delegasi mancanegara yang tentu saja memiliki minat dan keingintahuan yang luar biasa akan budaya kita," kata Sari Madjid.

Tafisa 2016 sesuai dengan rencana akan mempertandingkan 50 cabang olahraga di antaranya adalah capoeira, parkour, yoga, pencak silat, panahan, sambo, rope skipping, pole sport, gymnastic, lion dragon, dance freestyle serta poco-poco.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA