Audisi Final Bulutangkis Djarum 2016 Didominasi U-13

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 04 September 2016, 16:29 WIB
Audisi Final Bulutangkis Djarum 2016 Didominasi U-13
Foto: Net
rmol news logo Manajer PB Djarum Kudus, Fung Permadi mengatakan bahwa prosentase pebulutangkis yang terjaring dalam babak final Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum Foundation 2016 lebih banyak berasal dari kategori U-13 dibandingkan kelompok U-15. Perbandingannya 80-20 persen.

Menurutnya, kualitas para pebulutangkis kategori U-15 kali ini jauh lebih menurun ketimbang materi pebulutangkis U-13 yang dinilai lebih berpotensi menjadi pebulutangkis andal di masa mendatang.

"Ya, perbandingannya cukup jauh sekali. Kami kali ini lebih banyak menjaring para pebulutangkis dari kategori U-13 ketimbang U-15. Karena dari segi cara dasar berman bulutangkis mereka sudah babgus. Kami tinggal mengasahnya saa. Apalagi, usia mereka masih sangat muda," kata Fung Permadi di sela-sela Audisi Beasiswa Djarum 2016 di GOR Djarum Jati, Kudus, kemarin.

Dikatakan, dari babak final audisi ini nantinya akan dijaring sebanyak 40 atlet. Mereka kemudian akan menjalani karantina selama seminggu untuk diseleksi kembali.

"Pada seleksi akhir nantinya dari 40 orang itu akan kami seleksi kembali hingga jumlahnya kurang lebih di bawah 20 atlet yang akan digembleng di PB Djarum,” tandasnya.

Senada dikemukakan oleh Engga Setiawan yang diserahi tanggung jawab sebagai salah satu pemantau bakat di kategori U-13. Menurut dia, materi pebulutangkis di usia itu cukup bagus.

"Perjalanan mereka masih sangat panjang untuk menjadi pemain kelas dunia. Mereka memiliki modal dengan dibekali teknik dasar bermain bulutangkis yang cukup bagus," tuturnya.

Sigit Budiarto pelatih ganda PB Djarum juga membenarkan bahwa materi pebulutangkis U-13 sangat banyak dan memiliki potensi ke depannya. Namun, ia mengaku sangat sulit untuk mencari bibit pebulutangkis untuk nomor ganda karena semuanya tampil di nomor tunggal putra.

"Saya melihat ke depan akan muncul juara dunia lebih banyak lagi di nomor single," ungkapnya.

Menyoroti peserta di sektor putri di Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum Foundation kali ini, Fung Permadi  menilai bahwa perbandingannya masih jauh di bawah para pebulutangkis putra.

"Prosentasenya masih sekitar 60-40. Dari sembilan kota yang menjadi tempat audisi jumlah pebulutangkis putri yang terjaring masih kalah jumlahnya," terangnya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA