Dari jumlah tersebut, akan dibagi menjadi dua tim yaitu pengamanan (Pam) dan pengawalan (Wal).
"Ada 80 personel yang akan kami siagakan. Rinciannya, 30 Brimob dan 50 personel dari Polrestro Jakpus. Tugasnya Pam dan Wal," ujar Kabid Humas PMJ, Komisaris Besar Awi Setiyono, Senin malam (1/8).
Rencananya, ratusan Bonek tersebut akan datang secara bertahap.
Sebanyak 106 orang akan tiba di Stasiun Senen menggunakan kereta Gaya Baru Malam dan 20 lainnya dengan kereta Gumarang pukul 02.00 WIB.
Lalu, 465 orang lagi akan menyusul menggunakan kereta Kertajaya yang diperkirakan tiba pukul 08.00 WIB.
Ratusan Bonek itu akan menggelar aksi di empat titik berbeda selama "Aksi Geruduk Jakarta" 2-4 Agustus 2016.Yaitu di Kantor Pusat PSSI, Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Istana Negara dan Hotel Mercure Ancol.
Demonstrasi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga dilakukan untuk meminta surat rekomendasi terkait pengakuan atas Persebaya 1927.
Selanjutnya, ratusan Bonek menggelar aksi di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.
"Massa suporter akan bergabung di Stasiun Koja Jakut," tutur Awi.
Di sela Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2016 berlangsung, massa akan menuntut PSSI memasukkan Persebaya dalam kompetisi sepak bola musim depan.
Diperkirakan ada 3.000 lebih Bonek yang berasal dari sejumlah kota di Indonesia datang ke Jakarta.
Sebelum keberangkatannya, jajaran Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur telah memeriksa barang bawaan Bonek satu persatu. Sepuluh anggota kepolisian berpakaian lengkap dan reserse mengawal perjalanan massa Bonek ke Jakarta dengan kereta api.
Aparat kepolisian juga meminta agar Bonek melepas semua atribut untuk menghindari perselisihan dalam perjalanan selama di kereta.
Sebelumnya, aksi serupa dilakukan ribuan suporter Bonek saat Kongres PSSI 2015, di Hotel JW Marriott, Surabaya, Jawa Timur, tahun lalu.
[ald]
BERITA TERKAIT: