Soal Kontrak, Lorenzo Ultimatum Yamaha

MotoGP

Senin, 22 Februari 2016, 08:30 WIB
Soal Kontrak, Lorenzo Ultimatum Yamaha
Jorge Lorenzo:net
rmol news logo Juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo rupanya mendesak Yamaha segera memberikan kon­trak baru. Rider Spanyol itu ingin masa depannya sudah jelas sebe­lum MotoGP 2016 dimulai.

Seperti yang diketahui jika nasib Lorenzo di Yamaha masih menyisakan tanda tanya. "Saya ingin memperbarui kontrak saya sebelum musim baru di mulai. Tapi jika tidak, saya akan tetap tenang dan percaya pada diri sendiri," ungkap Lorenzo.

Kontrak Lorenzo barsama Yamaha habis akhir musim 2016. Sempat muncul kabar Yamaha tidak berniat mem­perpanjang kontrak Lorenzo ,akibat perang dingin dengan Valentino Rossi pada musim lalu. Hubungan Lorenzo dengan Rossi pun sempat memburuk.

"Jika kami tidak dapat men­emukan kesepakatan, kami harus menunggu hingga Mugello (Mei) atau bahkan Brno (Agustus) sep­erti tahun-tahun lainnya," tambah Lorenzo seperti yang dilansir Autosport.

Seandainya Yamaha benar-be­nar tidak lagi mau memakai jasa Lorenzo, penggemar Barcelona ini tidak perlu cemas. Pasalnya Ducati dikabarkan sangat ingin merekrut Lorenzo untuk musim 2017. Lantas apakah Lorenzo berniat ke Ducati?

"Saya tidak terburu-buru, ter­utama sejak saya percaya pada kemampuan. Tujuan saya adalah pensiun bersama Yamaha tanpa mengganti tim dan mencoba menyamai empat gelar yang Valentino miliki," pungkasnya.

Ada satu pihak yang ber­harap konflik Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP terus berlanjut.

Mereka adalah Dorna yang notabene menjadi promotor bagi ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Menariknya kedua pembalap itu belum saling memaafkan hingga sekarang. Bahkan Rossi memutus hubungan bisnisnya dengan Marquez beberapa wak­tu lalu.

"Dalam 10 musim terakhir, jumlah penonton MotoGP baik secara langsung maupun televisi meningkat luar biasa. Bahkan kabar MotoGP ditayangkan tu­juh hari dalam sepekan sehingga keuntungan sponsor mencapai 80 persen," ujar Direktur Komersial Dorna, Pau Seraccanta seperti dilansir Speedweek.  ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA