Eksal Rohadi dari BPSDM Kumham meraih juara kedua. Peringkat ketiga diraih Gema Ardhyana dari Perisai Diri PT Pegu dan peringkat empat jatuh kepada Tedy Cahyadi dari Golden Light Group. Dalam pertandingan tersebut, dipertandingankan 19 kelas, dan keseluruhan dipertandingan 75 kelas di Pertamina Champhonship Perisai Diri.
Untuk kelas SH Junior dimenangkan oleh Syaiful Anwar (PT pegu), untuk kelas SH Senior diraih medali emasnya oleh Lalu Kadariswan. Untuk juara Kategori berpasangan tangan kosong adalah Adie Zaka dan Yudistiro.
Sementara juara kategori junior berpasangan senjata dimenangkan oleh Syaiful Anwar dan Mohammad Iqbal (PT Pegu). Dan untuk kategori senior berpasangan senjata kembali diraih oleh Lalu Kadariswan dari Perisai Diri Nusa Tenggara Barat.
Seperti diketahui, Pertamina benar-benar ingin terus mengedepankan brand yang punya nilai tinggi bagi Indonesia. Perusahaan milik negara itu ingin terus menjaga jati diri bangsa Indonesia dengan berbagai cara salah satunya dengan even olahraga.
Buktinya, Pertamina mampu menggelar event kolaborasi dengan keluarga silat nasional Perisai Diri itu. Meski baru kali pertama digelar, event itu banjir peminat.
"Perisai Diri dan Silat merupakan salah satu budaya Indonesia merupakan citra bangsa Indonesia. Menjaga silat sama saja dengan menjaga budaya Indonesia," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.
Sebanyak 400 pesilat ambil bagian dalam turnamen perdana itu. Hebatnya, turnamen itu tak hanya diikuti pesilat dalam negeri. Pesilat dari Jepang juga turun gelanggang.
"Selain bagian dari upaya Pertamina mendukung pelestarian budaya dan mengembangkan olahraga silat. Kami juga ingin mencetak pesilat berprestasi, baik dari lingkungan pekerja maupun Perisai Diri," terangnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: