Cetak Rekor dan Sejarah, Djoker Bangga

Juara ATP World Tour Finals

Selasa, 24 November 2015, 09:13 WIB
Cetak Rekor dan Sejarah, Djoker Bangga
Novak Djokovic:net
rmol news logo Novak Djokovic memang sukses menjuarai ATP World Tour usai mengalahkan Roger Federer dua set langsung 6-3, 6-4, dalam final 80 menit di O2 Arena, London, dinihari, kemarin. Tapi sejatinya, petenis nomor satu dunia itu belum melampaui rekor lawannya.

Gelar juara itu sekaligus me­lengkapi dominasi The Djoker-julukan Djokovic di sepanjang tahun ini. Petenis Serbia 28 tahun itu meraih titel juara turnamen tutup tahun untuk kelima dalam kariernya atau keempat secara berturut-turut.

Prestasi ini menjadikannya sebagai petenis pertama dalam sejarah yang bisa melakukannya.

Kini, dia menyamai prestasi petenis-petenis legendaris lain­nya seperti Ivan Lendl dan Pete Sampras yang sama-sama men­gumpulkan lima gelar juara ATP World Tour Finals.

Sebelumnya, petenis asal Serbia itu sudah meraih titel kelima ATP Finals setelah memenanginya pa­da 2008, 2012, 2013, dan 2014.

Dengan kemenangan ini, total Djokovic mencatatkan rekor 82 kemenangan dari 88 pertandingan di musim ini atau hanya enam kali kalah. "Dengan kemenangan-kemenangan musim ini aku me­nempatkan diriku dalam posisi yang sangat bagus, apalagi aku membuat banyak rekor dan seja­rah," kata Djokovic.

Sedangkan bagi Federer, keg­agalan ini adalah yang kedua kalinya beruntun atau yang keempat kalinya. Meski kalah, mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss ini masih menjadi pengumpul titel ATP Finals ter­banyak dengan enam trofi juara yang diraihnya pada 2003, 2004, 2006, 2007, 2010, 2011.

Dalam duel di partai puncak tersebut, Djokovic tampil solid di sepanjang pertandingan ini. Dia dua kali mematahkan servis Federer di gim ketiga untuk ung­gul 2-1 dan di gim kesembilan guna merebut set pertama.

Situasi tidak jauh berbeda di set kedua. Djokovic berhasil menda­patkan tiga break point dalam kedudukan 40-0 di gim ketujuh, namun Federer mampu menyeim­bangkan skor menjadi 4-4.

Gim kesepuluh menjadi kunci kemenangan Djokovic. Petenis berusia 28 tahun ini kembali mer­aup poin demi poin untuk meraih championship point pertama, sebelum double fault Federer me­mastikan kemenangan dia. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA