Uki pun bertekad akan menggunakan strategi seperti saat seri ketiga, yang menyabet juara satu pada kelas ITCC Kejurnas kelas 1200 cc dan meraih juara kedua pada Kelas Honda Brio Speed Chalange (HSBC) 1200 cc. Pada kelas ITCC Kejurnas, Uki yang berada pada urutan ketiga awal
start, berhasil pada laps tikungan kedua melewati pembalap lainnya.
"Strateginya, saya akan menjajaki atmosfir balapan dan tidak terlalu bernafsu saat masuk tikungan pertama. Baru pada pada tikungan kedua, saya langsung tancap gas walau juga ekstra hati-hati karena ada beberapa pembalap yang mobilnya mengalami insiden. Mobilnya menyeruduk tembok pembatas," terang Uky.
Jika berhasil jadi juara di seri keempat, tentu akan membuka peluang buatnya merebut juara umum 2015. Pasalnya, Ifwa yang pada seri putaran pertama mendapat juara pertama, seri kedua diurutan kedua dan putaran ketiga kembali jadi kampiun di kejuaran ITCC Kejurnas.
Sementara itu, pada kelas Honda Brio Speed Chalange (HSBC) 1200 cc, pria yang mengawali balapan di tahun 2014 ini, harus puas berada pada urutan kedua.
Secara umum untuk seri keempat timnya sudah mempersiapkan kendaraan dengan matang. "
Yah, saya dan tim sudah mengupayakan agar kendaraan tetap berakselerasi kencang di Sentul yang berkarakter fast track. Semoga lancar dan mendapat yang terbaik," kilahnya
Rival berat yang harus diwaspadai Uki tak lain Dianto dan Mahfud HM Noer. Keduanya menempati urutan kedua dan ketiga kelas ITCC Kejurnas. Sedang untuk kelas HBSC Uki harus mewaspadai Adrianda Rahmadi dari DKI dan Dery Wiranata (Jawa Barat). Adrianda merupakan peringkat satu kelas HBSC dan Dery peringkat ketiga.
[wid]
BERITA TERKAIT: