Dalam balapan yang sempat mengalami beberapa perubaÂhan cuaca itu dari balapan kerÂing, kemudian menjadi basah pada awal lap memaksa para pembalap mengganti motor.
Saat memasuki lap-lap akhir cuaca menjadi kering kemÂbali, Marquez berada di poÂsisi ketiga di belakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi yang memimpin balapan.
Pebalap asal Spanyol itu lalu memilih masuk pit lebih dahulu, guna mengganti moÂtor yang memakai ban slick. Sementara Lorenzo dan Rossi masih bersaing di lintasan dan menunggu beberapa putaran, sebelum akhirnya masuk pit.
Keputusan tepat itu memÂbuat Marquez berhasil meraih posisi terdepan, dan mengakhÂiri balapan sebagai pemenang. Sedangkan Rossi harus puas finis di posisi kelima, dan Lorenzo malah terjatuh hingga gagal finis.
"Tim memberi tahu saya kaÂlau itulah saatnya (masuk pit) dan itu sangat membantu saya. Itu keputusan yang tepat. Itu jadi balapan yang sulit dimeÂnangkan, tapi kami punya kesÂempatan kecil," kata Marquez dikutip
Crash, kemarin.
Rider berusia 22 tahun itu juga mengakui Lorenzo dan Rossi sangat cepat, namun strategi tim membuatnya menang.
"Saya pikir kuncinya adalah balapan kembali lagi mengguÂnakan ban slick dan kami melakukannya di momen terbaik," ujarnya.
Pada kelas MotoGP ini menjadi kemenangan pertama Marquez di San Marino. Poin penuh di seri ke-13 ini belum mengubah posisinya di urutan tiga klasemen dengan poin 184. Rossi sementara itu makin solid di puncak klasemen denÂgan poin 247, unggul 23 angka di depan Lorenzo. ***
BERITA TERKAIT: