Seperti diketahui, baik Gijon maupun Valencia musim ini sama-sama baru mendulang dua poin hingga pekan kedua La Liga. Gijon sejauh ini hanya bisa menahan imbang tanpa gol tim kuat Real Madrid di pekan pertama, dan juga memÂbawa pulang skor yang sama sepekan setelahnya saat bertandang ke San Sebastian, markas Real Sociedad. Sementara Valencia kurang lebih sama yaitu dua hasil imbang melawan Rayo Vallecano dan Deportivo La Coruna.
Berkat tambahan tiga angka ini posisi Valencia naik ke peringkat enam. Sementara Gijon terpuruk ke posisi 13.
Los Che yang tampil imÂpresif sejak menit awal sebenarnya memiliki peluang mencetak banyak gol. Sayangnya, kegemilangan kiper tuan rumah Ivan Cuellar, menggagalkan sejumlah peluang emas yang dicetak lini depan Valencia yang dimotori Alvaro Negredo.
Kendati Valencia juga mendominasi penguaÂsaan bola, bukan beÂrarti Gijon tak membuat peluang emas. Pasalnya, pertandingan baru meÂmasuki 20 menit pertama, kiper Valencia Jaume Domenech juga harus berkali-kali jatuh bangun demi menyelamatkan gawang dari kebobolan.
Jelang waktu jeda, Valencia kembali nyaris mencetak gol pembuka. Namun, dua peluang emas yang dicetak Pablo Piatti dan Negredo gagal dikonÂversi kesempatan itu dan membuat babak pertama ditutup skor imbang 0-0.
Pada menit ke-90, Valencia yang berhasil membukukan gol kemenangan. Pemain pengÂganti, Paco Alcacer, menjadi pahlawan bagi Los Che melalui sontekannya yang mengubah skor menjadi 1-0.
Kendati timnya kalah, pelatih Gijon Albelardo Fernandez mengaku puas dengan perÂforma anak asuhnya. Menurut dia, strategi yang dia terapÂkan sudah baik dan berjalan sempurna. Hanya saja, timnya melakukan kesalahan yang berdampak fatal.
"Kami gagal bermain sempurna hingga menit terakhir. Kami kecolongan. Kesalahan itu harus segera diperbaiki guna bertahan di kastas tertinggi sepakÂbola Spanyol," kata Fernandez seperti dilansir Football Spanyol, kemarin.
Pelatih 45 tahun itu menambahkan, akan mencoba menÂgubah strategi perÂmainan di laga lanjutan La Liga berikutnya. Dia sadar bahwa agar terhindar dari jerat degradasi lagi seperti yang mereka rasakan di akhir musim 2011/2012 lalu, Gijon tak boleh mengandalkan bermain bertahan. Gijon harus bermain lebih berani dan ofensif untuk bisa memetik kemenangan dari pekan ke pekan.
"Kami harus mengubah strategi permainan. Bermain seperti ini terus, saya tidak yakin kita bisa bertahan (di La Liga). Saya sudah meminta pemain untuk berkomitmen berjuang agar tidak hanya musim ini sama bermain di kompetisi ini," ujarnya. ***
BERITA TERKAIT: