Dendam Lorenzo kepada Rossi belum juga mereda setÂelah harus merelakan puncak klasemen direbut kembali oleh rekan setimnya itu setÂelah kalah dalam balapan di Silverstone, dua pekan lalu. "Saya sadar Valentino akan merasa nyaman karena grand prix ini adalah rumahnya. Namun di masa lalu saya berhasil meraih beberapa keÂmenangan," kata Lorenzo.
Di Misano dua rider Yamaha Movistars itu sama-sama punya catatan apik. Sejak terjun ke MotoGP 2008 Lorenzo selalu finis dua besar termasuk tiga kemenangan. Namun Rossi juga pernah menang tiga kali di sana, yang terakhir terjadi musim lalu. "Rekan setim saya punya keunggulan 12 poin di klasemen, namun masih ada enam balapan tersisa, jadi masih cukup poin untuk diperÂebutkan," tegas Lorenzo.
Kondisi berbeda dialami Rossi. Jelang balapan di kamÂpung halamannya,
The Doctor malah mengalami grogi berat, karena merasakan banyak teÂkanan. Salah satunya, tuntutan yang datang dari fans yang yang mengharapkan pria asal Italia itu kembali berjaya di Misano.
"Di sini, saya mendapat banÂyak tekanan, terutama dari fans, teman dan keluarga yang datang. Misano sudah seperti rumah saya sendiri, karena jaraknya hanya 10 km dari Tavullia," ujarnya dikutip
Crash. ***
BERITA TERKAIT: