TURNAMEN PIALA KEMERDEKAAN

PSSI Ogah Bantu, Tim Transisi Ogah Memperuncing Masalah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 18 Juni 2015, 23:16 WIB
PSSI Ogah Bantu, Tim Transisi Ogah Memperuncing Masalah
ilustrasi/net
rmol news logo Tim Transisi bentukan Menpora ogah menanggapi pernyataan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti terkait penyelenggaraan turnamen Piala Presiden dan Piala Kemerdekaan.

Anggota Pokja Kompetisi Tim Transisi Tommy Kurniawan berasalan, pihaknya tidak mau memperuncing masalah gara-gara perang komentar.

"Daripada memperuncing suasana, lebih baik nggak usah komentar dulu. Kami tidak ingin masalah ini makin besar. Yang kami ingin masalah makin kecil. Makanya kami tidak mau saling klaim (atas penyelenggaraan Piala Presiden)," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (18/6).

La Nyalla sebelumnya mengatakan PSSI siap memberi dukungan penuh dan siap membantu penyelenggaraan Piala Presiden tapi tidak untuk Piala Kemerdekaan.

Jika PSSI akan menyediakan wasit, perangkat pertandingan dan memfasilitasi klub-klub ISL untuk ikut dalam Piala Presiden, untuk Piala Kemerdekaan La Nyalla tegaskan ogah memberi bantuan.

Untuk penyelenggaraan Piala Kemerdekaan, Tommy memastikan sudah fix. Saat ini sudah ada 22 klub dari divisi utama yang menyatakan akan ikut turnamen itu.

"Kalau nggak ada halangan, kita kick off 24 Juli," jelasnya.

Awalnya, kompetisi ini akan dimulai pada puasa ini. Namun, setelah berdiskusi dengan pihak klub, akhirnya diundur menjadi setelah Lebaran yaitu pada 24 Juli. Sedangkan finalnya direncanakan digelar pada 16 Agustus.

"Kami kan mendengarkan klub. Kamu mundurin jadwal karena klub juga," jelas Tommy.[dem]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA