Lewat dukungan para suporter yang memenuhi tribun penonton, Nitya /Greysia sukses melaju ke perempat final usai menaklukkan wakil Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.
Kurang dari sejam pasangan peraih medali emas di Asian Games 2014 ini berhasil menyingkirkan Puttita/Sapsiree dua set 22-20, 21-17.
Nitya/Greysia sempat jatuh bangun dalam upayanya meÂlumat Puttita/Sapsiree. Pada set pertama walau tampil lebih mantap dibanding lawannya tapi skor yang diraih Nitya/Greysia nyaris terkejar. Untungnya ungÂgulan keenam ini bisa mengunci kedudukan lewat skor 22-20.
Masuk ke set kedua tekad Puttita/Sapsiree makin menggebu untuk mengembalikkan keadaan. Sayangnya Nitya/Greysia masih terlalu hebat bagi ganda putri asal negeri Gajah Putih ini.
Jika diperhatikan penampilan Nitya/Greysia kali ini sebetulÂnya bisa dikatakan kurang apik. Berhubung lawannya kurang diunggulkan dan dukungan dari fans bulutangkis Merah Putih sangat besar akhirnya ganda putri kebanggan Indonesia ini bisa menutup pertandingan dengan skor 21-17. Usai berlaga Nitya mengakui performanya kali ini tidak stabil terutama pada gim pertama.
"Permainan kami hari ini terlalu buru-buru. Pada gim pertama skor kami fokus untuk menyerang, di situ kelemahan kami. Itulah yang membuat skor menjadi sangat ketat. Kami juga kurang siap menÂgantisipasi," ujar Nitya kepada
Rakyat Merdeka selepas laga di Area Cempaka.
Siang hari ini Nitya/Greysia bakal menghadapi wakil Tiongkok, Luo Ying/Luo Yu di peremÂpatfinal. Laga ini bakal menjadi laga berat, karena melihat peringÂkatnya terpaut cukup jauh. Wakil negeri Tirai Bambu itu menempati rangking tiga dunia. Sementara Nitya/Greysia adalah pasangan peringkat tujuh. "Tapi kami akan selalu siap," ujar Nitya.
Kesuksesan Nitya/Greysia diiÂkuti tujuh wakil Indonesia lainnya. Di nomor tunggal putri Lindaweni Fanetri sukses mengalahkan wakil Taipei, Tai Tzu Ying 21-18, 22-20. Tak ketinggalan Maria Febe juga menyusul. Dia mampu menaklukÂkan wakil Hongkong Yip Pui Yin, 21-17, 21-4.
Di nomor tunggal putra Ginting Anthony secara mengejutkan menyudahi perlawanan wakil India, Srikanth 14-21,22-20, 21-13. Christie Jonatan menyusul setelah membungkam wakil Korea Selatan Lee Hyun Il dengan skor 21-17, 21-19.
Di sektor ganda putra Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf mengÂhabisi pasangan Denmark Mads Conrad Peterson/Mads Pieler Kolding 14-21, 21-14, 21-12. Sedangkan Mohammad Ahsan /Hendra Setiawan melaju ke perempat final usai melakoni perang saudara mengkalahkan Gideon Markus/ Kevin Sanjaya 21-17, 21-15. Sedangkan pasangan ganda camÂpuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga turut melaju setelah mengakhiri perlaÂwanan pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/ Misaki Matsutomo 21-12, 21-16.
Pada gelaran BCAIndonesia Open 2015 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini juga menjadi ujian bagi mereka sebelum berlaga di SEAGames Singapura.
Sementara hasil mengecewakan ditorehkan tunggal putra, Tommy Sugiarto yang dikandaskan wakil Jerman Marc Zwiebler, 16-21, 22-20, dan 21-19. "Hasil ini pelajaran buat saya, untuk lebih waspada di pertandingan berikutnya," ujar Tommy sambil menampakkan muka sedih usai laga. ***
BERITA TERKAIT: