Menpora, Masyarakat Papua Merasa Didiskriminasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 29 Mei 2015, 12:35 WIB
Menpora, Masyarakat Papua Merasa Didiskriminasi
imam nahrawi/net
rmol news logo Anggota DPR Papua, Jack Komboy mempertanyakan nasib Persipura Jayapura di Laga 16 besar Piala AFC. Sedianya, Persipura tanding melawan Pahang FC Pada Selasa (26/5), tapi urung terlaksana karena tiga pemain asing dari klub Malaysia tertahan di Bandara Soekarno Hatta.

"Masyarakat di Papua sedang menunggu jawaban itu, kenapa Persib Bandung bisa melakoni laga, tapi Persipura tidak bisa bertanding? padahal Kitcee FC (klub asal Hongkong yang bertanding melawan Persib di partai 16 besar, tanding di stadion Jalak Harupat, Bandung) juga punya pemain asing tapi mereka bisa masuk, sementara Pahang FC tidak," paparnya saat pertemuan dengan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Jumat (29/5).

Jack berharap adanya penjelasan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi karena masyarakat Papua menilai insiden itu bentuk diskriminasi.

"Tolong Menpora beri jawaban pada kami, pada bapak Imam Nahrowi agar tolong klarifikasi, bagaimana Persipura bisa bertanding lagi dengan Pahang FC? masyarakat Papua melihat ada diskriminasi, Kenapa Persib Bandung bisa bertanding Persipura tidak? dan pertanyaan besar kami, kapan Persipura melawan Pahang FC bisa bertanding lagi di Jayapura?" tandasnya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA