"Masyarakat di Papua sedang menunggu jawaban itu, kenapa Persib Bandung bisa melakoni laga, tapi Persipura tidak bisa bertanding? padahal Kitcee FC (klub asal Hongkong yang bertanding melawan Persib di partai 16 besar, tanding di stadion Jalak Harupat, Bandung) juga punya pemain asing tapi mereka bisa masuk, sementara Pahang FC tidak," paparnya saat pertemuan dengan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Jumat (29/5).
Jack berharap adanya penjelasan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi karena masyarakat Papua menilai insiden itu bentuk diskriminasi.
"Tolong Menpora beri jawaban pada kami, pada bapak Imam Nahrowi agar tolong klarifikasi, bagaimana Persipura bisa bertanding lagi dengan Pahang FC? masyarakat Papua melihat ada diskriminasi, Kenapa Persib Bandung bisa bertanding Persipura tidak? dan pertanyaan besar kami, kapan Persipura melawan Pahang FC bisa bertanding lagi di Jayapura?" tandasnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: