Ambisi ini bukan sesuatu hal yang muluk karena sudah dipersiapkan dengan matang. Pembina sekaligus pendiri Equinara, Adinda Yuanita Harsya, mengataÂkan, tak hanya SEA Games 5-16 Juni nanti, klub juga sudah punya roadmap hingga 2020.
Diharapkan bakal muncul atlet berkuda nasional yang mampu bicara banyak di ajang internaÂsional. "Kami telah menyusun roadmap hingga 2020. Kami juga punya metode untuk meliÂhat perkembangan prestasi para atlet," ujar Yuanita di Jakarta.
Dengan adanya roadmap ini, Equinara berharap atletnya bisa menyumbang medali emas di ajang multievent seperti SEA Games dan Asian Games. Saat ini, atlet Equinara yang masuk timnas equestrian adalah Ferry Wahyu Hadianto.
Ferry telah meraih medali emas di SEA Games 2011 dan 2013 dan mencoba mengincar hattrick di nomor tunggang seÂrasi atau dressage SEA Games Singapura 2015. Agar mencapai ambisinya, Ferry akan pelatnas di Jerman sebulan penuh.
"Ferry perlu mematangkan skillnya sekaligus adaptasi dengan kuda baru. Saingan utama akan datang dari tuan rumah Singapura, dan Filipina. Selain itu, Thailand juga menyimpan kekuatan tersembunyi," kata Yuanita.
Tak hanya ingin menciptakan atlet kuda berkualitas, Equinara juga ingin ikut aktif memajukan olahraga berkuda di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar Menpora Cup yang sudah sekian lama vakum.
"Kami akan menggelar Menpora Cup pada 19-20 September 2015 yang rencananya akan digelar di Parongpong. Hal ini sudah disampaikan kepada Menteri dan mendapat respons positif," tuturnya. ***
BERITA TERKAIT: