Penampilan Pacers sendiri sebetulnya tidak meyakinkan di kuarter pertama. Pasukan tuan rumah pun kesulitan mengimÂbangi agresifitas Nikola Vucevic Cs yang memburu kemenangan pertama dalam tiga penampiÂlan terakhirnya. Alhasil, PacÂers tertinggal 26-28 di kuarter pembuka.
Di kuarter kedua, pelatih PacÂers Frank Vogel menurunkan Stuckey dari bangku cadangan. Keputusan itu berbuah manis karena permainan tuan rumah menjadi lebih hidup.
Tercatat, enam kali lemparan tiga angka yang dilepas pemain bernomor punggung dua ini sukses membuat Pacers berbalik mengungguli perolehan skor.
Laga itu juga menggenapkan enam kali kemenangan beruntun Pacers musim ini. "Dia tampil sangat baik di pertandingan, dia menghidupkan aliran bola tim kemudian dia mencetak angka," kata Vogel, dikutip
ESPN.Stuckey hanya berhasil mengeÂmas enam poin di pertandinÂgan Pacers sebelumnya. Saat masih berseragam Detroit Pistons, Stuckey pernah mencetak 40 poin saat timnya itu melawan Chicago Bulls pada 23 Desember 2008. Untuk urusan mencetak lemparan tiga angka, rekor yang dia pegang sebelumnya adalah empat lemÂparan dalam satu laga, yakni keÂtika melawan Sacramento KIngs pada musim 2011-2012.
Bagi Magic, kekalahan atas Pacers menandai kekalahan yang kedelapan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka musim ini, padahal, laga itu menandai kembalinya Vucevic yang absen di dua pertandingan terakhir tim akibat cedera.
Sementara, San Antonio Spurs mencatatkan kemenengan berunÂtun keenamnya usai membenamÂkan jagoan dari Wilayah Timur, Toronto Raptors, di AT & T CenÂter dengan akor 117-107.
Sejak kuarter pertama Spurs sudah tancap gas dengan keungÂgulan 28-17 yang dilanjutkan dengan 33-24 di kuarter kedua. Spurs pimpin 61-41 di akhir babak pertama.
Masuk di kuarter ketiga Spurs bahkan sempat memimpin 26 angka sebelum Raptors perlahan mampu memangkas ketertingÂgalan di dua kuarter sisa. Tapi itu tetap tak mampu menahan kemenangan Spurs. ***
BERITA TERKAIT: