PON REMAJA I/2014

Jatim Berpeluang Tambah Pundi Emas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 15 Desember 2014, 08:46 WIB
rmol news logo Meski bermodal dana yang minim, Jawa Timur (Jatim) tak hanya sukses sebagai penyelenggara, tapi juga mengukuhkan diri dalam catatan sejarah sebagai juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I 2014.

Jatim unggul satu medali emas dari DKI. Tuan rumah mengumpulkan 35 medali emas, 29 perak dan 15 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta mengantongi 34 medali emas, 22 perak dan  18 perunggu. Satu medali tersisa akan diperebutkan Jatim dan Jateng yang akan bertemu dalam final cabor sepakbola dan juga sebagai penutup gelaran PON Remaja I/2014.

Dhimam Abror Djuraid Ketua Harian KONI Jatim mengemukakan bahwa sukses ini tak lepas dari perjuangan seluruh komponen pendukung PON Remaja. Target Jatim sendiri memang menjadi yang terbaik dalam even ini.

"Ini sejarah bagi Jawa Timur. PON Remaja pertama kali digelar dan kita juara umum di rumah sendiri, dan sukses ini merupakan sejarah yang akan tercatat dalam tinta emas dan akan selalu dikenang selamanya dalam sejarah olahraga Indonesia," ungkap Abror.

Abror juga menambahkan peluang Jatim untuk bisa menambah pundi-pundi emasnya masih cukup terbuka lebar. "Kita masih menyisahkan cabor sepakbola. Jika menang Jatim masih berpeluang menambah pundi-pundi emasnya," pungkasnya.

Sebaliknya Ketua Kontingen DKI Jakarta, Icuk Sugiarto mengatakan sportivitas dan persahabatan yg di dengung-dengungkan hanya slogan saja di PON Remaja kali ini.

Ia menjelaskan, cara-cara tuan rumah dalam perebutan medali tidak hanya merugikan Kontingen DKI Jaya tapi juga seluruh kontingen terutama di cabang olahraga permainan diantaranya, tenis, tenis meja dan bulutangkis serta senam. Icuk juga mengeluhkan lemahnya koordinasi antara PB PON dan  KONI pusat dalam menentukan atlet yang bertanding. Di cabang tenis atlet DKI diprotes dan di diskualifikasi karena dianggap bukan atlet DKI.

DKI berhasil menambah perolehan medali emasnya pada cabor senam ritmik alas simpai atas nama Ester, senam ritmik alat bola (Adisty), dan tenis meja ganda campuran atas nama Bagus & Rina.

Berikut perolehan medali hingga pukul 22.00 WIB (Minggu, 14/12):

1.    Jatim             35    29    15    
2.    DKI Jakarta  34    22    18
3.    Jabar            13      9    15
4.    Jateng           7      8    14
5.    Sumbar          7      8    10
[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA