ASIAN GAMES INCHEON, KOREA SELATAN 2014

Malaysia Ogah Serahkan Emas Ke Indonesia

Kamis, 02 Oktober 2014, 08:12 WIB
Malaysia Ogah Serahkan Emas Ke Indonesia
Tai Cheau Xuen
rmol news logo Malaysia tidak akan me­ngem­balikan medali emas wu­shu Asian Games 2014 yang di­raih atletnya Tai Cheau Xuen. Ala­sannya sampel urine itu bisa ke­mungkinan besar tertukar.   

“Ada kemungkinan itu tertu­kar secara tidak sengaja. Meng­apa kami harus mengembalikan medali emas ini?,” kata Ketua Kon­tingen Malaysia, Datuk Da­nyal Balagopal kepada The Star.

Pihak Malaysia, melalui Ke­pala Kesehatan Kontingen, Dr Arshad Puji akan mengajukan buk­ti medis sebagai bagian dari ban­ding terhadap keputusan pen­coretan medali emas Tai yang dijatuhkan Dewan Olimpiade Asia (OCA) ke Mahkamah Ar­bitrase Olah Raga. Perlu waktu 16 jam untuk mengetahui hasil sampel urine.

Langkah banding ini disetujui  Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin. Menurutnya, banyak kejang­ga­lan dalam keputusan doping ini. Dia menyebut ada waktu-wak­tu yang hilang dalam proses pe­nyerahan sampel urine ini.

“Jika asumsi jam-jam penye­rahan sampel tersebut benar, di­butuhkan rentang waktu 16 jam untuk penyerahan sampel. Ren­tang waktu ini tidak masuk akal,” katanya.

Cheau Xuen (23) terbukti po­sitif mengonsumsi doping sete­lah memenangi medali emas no­mor nanquan dan nando pada 20 September lalu.

Medali emas tersebut sebe­nar­nya menjadi hak atlet wushu In­do­nesia, Juwita Niza Wasni.

Sementara itu, atlet wushu In­do­nesia lainnya, Ivana Ardelia Ir­manto, yang ketika itu berada di urutan keempat, kini berhak atas medali perunggu. Medali pe­rak kini jadi milik atlet Tiong­kok, Wei Hong. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA